Wagub Jihan Nurlela Dorong Produk Unggulan Desa Lampung Berorientasi Ekspor

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG —– Pemerintah Provinsi Lampung menyusun strategi pengembangan potensi desa yang berorientasi pada pasar ekspor guna mendorong produk unggulan daerah memiliki nilai tambah, daya saing, dan akses pasar yang lebih luas.

Pembahasan strategi tersebut dilakukan dalam Rapat Pembahasan Strategi Pengembangan Potensi Desa Ekspor yang dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Senin (21/9/2026).

Desa tidak hanya diposisikan sebagai pemasok bahan mentah, tetapi didorong untuk menjadi bagian dari rantai pasok ekspor yang terukur, aman, dan memberi nilai tambah.

Pengembangan tersebut akan diawali dengan pemetaan komoditas potensi produk desa secara menyeluruh. Pemetaan mencakup ketersediaan dan kontinuitas bahan baku, pelaku usaha, kapasitas produksi, fasilitas pendukung, kesiapan pengolahan, standar mutu, serta peluang pasar.

Dalam prosesnya, perangkat daerah terkait akan memberikan pendampingan sesuai tugas dan kewenangannya. Pendampingan dilakukan mulai dari pemetaan potensi, penguatan kapasitas produksi, peningkatan mutu, pemenuhan standar dan sertifikasi, pengolahan dan pengemasan, hingga kesiapan produk untuk memenuhi persyaratan pasar.

Sinergi lintas perangkat daerah juga diarahkan untuk membantu desa dan pelaku usaha mengatasi berbagai kendala dalam pengembangan produk.

Pelaksanaan strategi ini melibatkan pemerintah kabupaten/kota, koperasi desa, BUMDes, kelompok usaha, pelaku UMKM, pelaku usaha pengolahan, eksportir, serta mitra usaha sebagai bagian dari rantai pasok.

Penguatan peran masing-masing pihak diperlukan agar proses produksi, pengolahan, standardisasi, hingga pemasaran dapat berjalan secara terintegrasi. Koordinasi juga dilakukan dengan calon pembeli dan mitra pasar untuk memastikan pengembangan produk sesuai dengan kebutuhan dan persyaratan pasar.

Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan pengembangan potensi desa berjalan secara terarah.

Sinergi dengan pelaku usaha, eksportir, lembaga pendukung, dan calon pembeli menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekspor yang kompetitif.

Melalui langkah tersebut, Pemprov Lampung menargetkan pengembangan potensi desa dapat dilakukan secara lebih terarah, mulai dari penguatan produksi hingga akses pasar. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk desa, memperluas akses pasar, serta membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat perdesaan. (gla)

Sumber : Pemerintah Provinsi Lampung

Berita Terkait

Perkuat Investasi, Pemprov Lampung Ciptakan Peluang Usaha dan Lapangan Kerja
Waspada! Aktivitas GAK Meningkat, Radius 5 Kilometer Tertutup bagi Masyarakat dan Wisatawan
Pemprov Lampung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional
Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao agar Petani Nikmati Nilai Tambah
Wagub Jihan Lepas 46 Mahasiswa Beasiswa S-1 dan S-2 Pergunu Lampung
Gubernur Mirza Dorong CSR Dunia Usaha Jadi Bagian dari Pembangunan Lampung
Pemprov Lampung dan DPRD Perkuat Sinergi Awasi Distribusi BBM Bersubsidi
Inflasi Lampung 0,14 Persen, Gubernur Tekankan Pentingnya Penguatan Pendapatan Warga

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Perkuat Investasi, Pemprov Lampung Ciptakan Peluang Usaha dan Lapangan Kerja

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:36 WIB

Waspada! Aktivitas GAK Meningkat, Radius 5 Kilometer Tertutup bagi Masyarakat dan Wisatawan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Pemprov Lampung Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Kakao agar Petani Nikmati Nilai Tambah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Wagub Jihan Lepas 46 Mahasiswa Beasiswa S-1 dan S-2 Pergunu Lampung

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎Angkutan Barang KAI Daop 6 Melonjak, Tembus 320 Ribu Ton

Senin, 12 Okt 2026 - 13:38 WIB