Target Satu Digit 2026, DIY Percepat Program Penanggulangan Kemiskinan

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) DIY di Gedhong Pracimasana, Kepatihan, Yogyakarta. (Humas Pemda DIY)

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) DIY di Gedhong Pracimasana, Kepatihan, Yogyakarta. (Humas Pemda DIY)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperkuat strategi penanggulangan kemiskinan setelah angka kemiskinan daerah per Maret 2025 tercatat 10,23 persen, masih 1,76 persen di atas rata-rata nasional.

Meski menunjukkan tren penurunan tertinggi dalam satu dekade terakhir di Pulau Jawa, tantangan menuju target satu digit pada 2026 dinilai masih besar.

Dalam Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Gedhong Pracimasana, Jumat (21/11/2025), Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X menegaskan bahwa indikator kedalaman dan keparahan kemiskinan juga terus membaik. “Trennya menurun dan mendekati garis kemiskinan. Tingkat keparahan juga semakin berkurang,” ujarnya.

Hingga triwulan ketiga 2025, realisasi anggaran penanggulangan kemiskinan mencapai 77,97 persen atau lebih dari Rp548 miliar. Sementara itu, program pengentasan kemiskinan ekstrem baru terealisasi 41,02 persen dari pagu Rp538 miliar. Paku Alam X meminta percepatan agar seluruh program dapat terselesaikan pada akhir tahun.

Ia juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran bantuan sosial melalui pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk meminimalkan kesalahan inklusi dan eksklusi. Selain itu, Pemda DIY diminta mengikuti arah kebijakan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan ekstrem.

Kepala Bapperida DIY Danang Setiadi menyebut penurunan minimal 0,24 persen diperlukan agar DIY masuk kategori satu digit pada 2026. Selain menunggu rilis data per September 2025 dari BPS, pemerintah daerah menggenjot dua pendekatan utama: mengurangi beban masyarakat miskin dan meningkatkan pendapatan mereka.

Program bantuan sosial untuk lansia miskin tetap menjadi prioritas dengan alokasi sekitar 8.000 penerima per tahun. Adapun peningkatan pendapatan dilakukan lewat kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah melalui pelatihan dan program pemberdayaan.

DIY juga menetapkan 18 lokus prioritas untuk fokus penanganan kemiskinan. “Evaluasi berjalan terus, dan kita berharap jumlah lokus kemiskinan dapat semakin berkurang,” ujar Danang.

Pemda DIY berharap rentetan program ini mampu membawa angka kemiskinan ke level satu digit pada 2026, sekaligus mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah tersebut. (ihd)

Berita Terkait

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal
Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat
ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen
Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
Harga Sembako di Gunungkidul Naik Bertahap, TPID DIY Pastikan Stok Aman
Pemda DIY Perkuat Sinergi dengan Komisi V DPR RI, Dorong Infrastruktur Berdampak Nyata
Manunggal Raharja Disiapkan Jadi Pusat Integrasi Data Kemiskinan DIY, Target Tuntas 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:42 WIB

WFH ASN DIY Berlaku Setiap Jumat, Layanan Publik Dijaga Tetap Optimal

Rabu, 1 April 2026 - 19:22 WIB

Pemda DIY Kaji Skema WFH ASN, Belum Diberlakukan dalam Waktu Dekat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:20 WIB

ASN DIY Diminta Langsung Ngantor dan Tancap Gas Usai Lebaran, WFA Maksimal 25 Persen

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:08 WIB

Anggaran Terbatas, Pemda DIY Prioritaskan Tambal Jalan Provinsi Jelang Mudik Lebaran

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Berita Terbaru