Pemkot Yogyakarta Perketat Pengawasan Ormas, Dorong Legalitas Demi Ketertiban

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Pemerintah Kota Yogyakarta memperketat pengawasan dan menggencarkan imbauan agar organisasi masyarakat (ormas) segera mengurus Surat Keterangan Terdaftar Organisasi (SKTO).

‎Langkah ini diambil karena tren pertumbuhan ormas terus meningkat dan belum semua memiliki legalitas.

‎“Dengan terdata di SKTO, pembinaan dan fasilitasi akan jauh lebih mudah,” tegas Kepala Kesbangpol Kota Yogyakarta, Nindyo Dewanto, dalam jumpa pers Ormas Award 2025.

‎Menurut Nindyo, saat ini terdapat sekitar 160 ormas, namun hanya 117 ormas yang memiliki legalitas, sementara 43 ormas lainnya belum tertib administrasi.

‎Ia menegaskan banyak ormas hanya berhenti pada proses notariskan tanpa mendaftarkannya di Kesbangpol.

‎“Kalau ada ormas baru, kami minta segera mengurus administrasi. Daftar di Kesbangpol itu wajib agar kami punya data dan bisa memberi fasilitas,” ujarnya.

‎Melalui sensus ormas tahun 2024, Kesbangpol menemukan banyak ormas tidak aktif karena alamat berubah bahkan menjadi kantor notaris.

‎Karena itu, Nindyo menekankan bahwa SKTO menjadi alat pengawasan penting dan penopang akuntabilitas organisasi.

‎“Ormas tanpa legalitas pasti punya risiko. Ini yang kami cegah, sehingga kami dorong semua ormas segera tertib,” tambahnya.

‎Ia memastikan aktivitas ormas di Yogyakarta relatif aman karena didominasi bidang sosial-ekonomi, keagamaan, dan kepemudaan.

‎“Kota Yogyakarta itu ormasnya sudah dewasa. Bukan ormas yang pengin gawe rusuh,” kata Nindyo.

‎Pengawasan dilakukan melalui tim terpadu bersama intelijen, Kodim, dan Polres.

‎Selain itu, Pemkot menegaskan bahwa ormas adalah mitra, meski tidak mendapatkan hibah, dan tetap diberi fasilitas kegiatan serta kesempatan mengikuti Ormas Award 2025 sebagai bentuk apresiasi.

(waw)

Berita Terkait

ICCF ke-11 Perkuat Reputasi UMY sebagai Kampus Inklusif dan Berdaya Saing Global
Festival Internasional UMY Perluas Wawasan Global Siswa melalui Program Cultural Agent
Pemkot Yogyakarta Perkuat Pengawasan Izin dan Standar Layanan Penitipan Anak
UMY Soroti Paradoks Digitalisasi: e-KTP Ada, Layanan Masih Konvensional
Ahmad Sahide: Persepsi Ancaman Nuklir Iran Tidak Sepenuhnya Netral
Relawan Rumah Zakat Tembus Pesisir Baros Tebar Super Qurban
Hasto Tegaskan Arah Birokrasi Empatik dan Berkelanjutan dalam Pelantikan 106 Pejabat
Sultan Tekankan Transparansi dan Integritas Jadi Fondasi Pengelolaan Dana Kalurahan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 14:48 WIB

ICCF ke-11 Perkuat Reputasi UMY sebagai Kampus Inklusif dan Berdaya Saing Global

Rabu, 29 April 2026 - 14:43 WIB

Festival Internasional UMY Perluas Wawasan Global Siswa melalui Program Cultural Agent

Rabu, 29 April 2026 - 09:54 WIB

Pemkot Yogyakarta Perkuat Pengawasan Izin dan Standar Layanan Penitipan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 09:39 WIB

UMY Soroti Paradoks Digitalisasi: e-KTP Ada, Layanan Masih Konvensional

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

Ahmad Sahide: Persepsi Ancaman Nuklir Iran Tidak Sepenuhnya Netral

Berita Terbaru