CSR PT BMN Diresmikan Wamen Riza Patria, Desa Guwosari Kian Mandiri Ekonomi

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Bantul – Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A., meresmikan bantuan CSR Kandang Ternak PT Berdikari Meubel Nusantara (BMN) di Lumbung Mataraman, Guwosari, Pajangan, Bantul, Kamis (20/11/2025).

‎Peresmian yang dihadiri sekitar 150 peserta ini juga diisi dengan penandatanganan PKS antara Ditjen PEI dan PT BMN.

‎“Kami mendorong BUMDes menjadi aktor ekonomi yang nyata, bukan sekadar lembaga administratif,” tegas Riza Patria dalam sambutannya.

‎Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyambut langsung kehadiran Wamen Riza Patria dan menegaskan pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif.

‎“Ekonomi boleh tumbuh, tetapi yang bawah juga harus tumbuh. Karena itu kerja sama investasi di desa sangat tepat,” ujarnya.

‎Ia menyebut Guwosari sebagai wilayah yang kuat di sektor industri dan pertanian, sehingga dinilai cocok menjadi lokasi penguatan investasi.

‎“Guwosari kompak, lahan optimal, dan punya potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan,” tambahnya.

‎Direktur PT BMN Andre Andika Adiguna menyebut kolaborasi ini sebagai momen bersejarah bagi perusahaan.

‎“Ini pertama kalinya kami bekerja sama secara resmi dengan BUMDes dan pemerintah daerah,” katanya.

‎Andre menegaskan bahwa BUMN harus hadir bukan hanya untuk profit, tetapi juga membangun UMKM dan industri desa.

‎“Kami ingin PT BMN menjadi bapak bagi UMKM furniture di Indonesia dan berkontribusi langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Anggota DPR RI Komisi V, Danang Wicakasana Sulistya, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci keberhasilan pembangunan desa.

‎“Kita tak mungkin menjadikan Indonesia maju tanpa sinergi kuat dari pusat hingga desa,” tegasnya.

‎Ia menilai Lumbung Mataraman sebagai contoh implementasi Asta Cita Presiden Prabowo yang harus diperluas.

‎Sementara itu, Wamen Riza Patria menutup kegiatan dengan pesan kuat: “Potensi lokal harus menjadi motor ekonomi desa. Jika dikelola konsisten, desa-desa ini akan menjadi contoh nasional.”

(waw)

Berita Terkait

Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Disorot, Dinilai Harus Berkeadilan Sosial
Polisi Selidiki Kecelakaan Moge di Temon, Penumpang Tewas
‎Refleksi 1 Maret, Dosen UWM Tekankan Kedaulatan Ekonomi dan Supremasi Hukum
‎Driver Grab Bike Jogja Borong Pahala, Tebar 300 Takjil
Perempatan Mlangsen Digegerkan Tabrakan Moge dan Motor Bebek
Gustan Ganda Tegas Lawan Judi Online Ancam Generasi
Kolaborasi Lintas Etnis Warnai Malioboro Imlek Carnival 2026 sebagai Simbol Harmoni Sosial di Yogyakarta
MES DIY Anugerahkan Penghargaan Ustaz Jazir, Inspirasi Ekonomi Syariah Masjid

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 14:34 WIB

Kenaikan Tunjangan Hakim Ad Hoc Disorot, Dinilai Harus Berkeadilan Sosial

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:46 WIB

Polisi Selidiki Kecelakaan Moge di Temon, Penumpang Tewas

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:06 WIB

‎Refleksi 1 Maret, Dosen UWM Tekankan Kedaulatan Ekonomi dan Supremasi Hukum

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:23 WIB

‎Driver Grab Bike Jogja Borong Pahala, Tebar 300 Takjil

Minggu, 1 Maret 2026 - 16:30 WIB

Perempatan Mlangsen Digegerkan Tabrakan Moge dan Motor Bebek

Berita Terbaru