TP PKK Didorong Jalankan Dokumen Strategis Rakernas X secara Berkelanjutan

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya penyamaan pemahaman dan konsistensi dalam melaksanakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X tahun 2025.

Hal ini ditegaskan Tri saat membuka sekaligus memberikan arahan kepada seluruh TP PKK se-Indonesia secara daring pada acara Sosialisasi Hasil Rakernas X PKK Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung hybrid dari Graha Sabha Wanua Gedung C, Kantor Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (11/11/2025). Selain lewat Zoom Meeting, forum ini juga dapat diikuti melalui kanal YouTube TP PKK Pusat.

“Alhamdulillah kita tak henti-hentinya mengucapkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena kita semua dalam keadaan sehat walafiat. Hari ini [kita berkumpul] dalam rangka mengikuti kegiatan sosialisasi hasil rapat nasional ke-10 PKK tahun 2025,” katanya.

Tri menjelaskan bahwa hasil Rakernas dituangkan dalam tiga dokumen utama. Pertama, Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2025–2029. Kedua, Dokumen Strategi Gerakan PKK. Ketiga, Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan Gerakan PKK. Ketiga dokumen tersebut telah disahkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 400.7-3465 Tahun 2025 tentang Pengesahan Keputusan Ketum TP PKK tentang Hasil Rapat Kerja Nasional X PKK Tahun 2025.

Dokumen tersebut menjadi acuan bagi seluruh TP PKK di semua jenjang dalam penataan kelembagaan serta perencanaan program dan kegiatan yang akan datang. Namun, Tri menegaskan bahwa hasil Rakernas bukan sekadar dokumen administratif, melainkan arah gerakan bersama yang harus dipahami. Dokumen itu juga perlu dijalankan secara terukur, konsisten, dan berkesinambungan mulai dari tingkat pusat hingga desa, kelurahan, dan dasawisma.

“Kita mengetahui gerakan PKK ini adalah kekuatan organisasi yang sangat besar, karena struktur kelembagaannya lengkap, mulai tingkat pusat sampai tingkat yang paling dekat ke masyarakat yaitu dasawisma. Namun kekuatan tersebut tidak bermakna kalau kita tidak bersama-sama dalam melangkah,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader TP PKK untuk bekerja dengan kesungguhan, keuletan, dan komitmen tinggi. Sosialisasi ini penting untuk menyamakan pemahaman, memperjelas tugas dan peran, serta memastikan konsistensi dalam pelaksanaan program. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menjawab berbagai pertanyaan dari daerah terkait pelaksanaan gerakan PKK, khususnya mengenai tata kelola kelembagaan.

“Agar seluruh pengurus paham secara utuh apa saja tugas dan kewajiban kita sebagai pengurus dan penggerak PKK dalam menjalani amanah sebagai mitra pemerintah. Untuk ikut berperan menyukseskan semua program-program yang sudah dibuat oleh RPJMN dari 2025 sampai 2029,” ungkapnya.

Tri berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman, tetapi harus dilanjutkan dengan tindakan konkret yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa amanah penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada program PKK harus dipertanggungjawabkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, dari tingkat pusat, provinsi, kota/kabupaten, hingga dasawisma.

“Agar kita bisa mencapai tujuan organisasi PKK ini dalam memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat secara luas,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tahun-tahun mendatang akan menghadirkan tantangan dan peluang baru bagi gerakan PKK. Karena itu, kader PKK harus lebih adaptif, peka, dan kolaboratif, serta tetap konsisten menjaga PKK sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.

Mengakhiri sambutannya, Tri menegaskan kembali bahwa PKK sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam menyukseskan program-program nasional. Ia juga berpesan agar semua kader menjaga marwah, etika, dan integritas dalam pelaksanaan program.

“Saya mengajak kita semua menghidupkan kembali semangat penggerak dalam diri masing-masing, pengurus dan kader, bahwa kita adalah menjadi agen pembangunan untuk melaksanakan semua amanah yang diberikan kepada kita,” pungkasnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Olahraga Jadi Kunci Keluarga Sehat, Ketua Umum TP PKK Dorong Gaya Hidup Aktif
Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Kepedulian Lingkungan, TP PKK Dorong Gerakan Bersama Atasi Sampah
Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang
Wamendagri Wiyagus Tekankan Penanganan TB untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota, Kepastian Hukum Tata Kelola Pemda Diperkuat
Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Didorong, Kemendagri Tekankan Kepemimpinan dan Pelayanan
Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Diperkuat, Kemendagri Dorong Perencanaan Terintegrasi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 14:26 WIB

Olahraga Jadi Kunci Keluarga Sehat, Ketua Umum TP PKK Dorong Gaya Hidup Aktif

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Tantangan Masa Depan

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Kepedulian Lingkungan, TP PKK Dorong Gerakan Bersama Atasi Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 16:11 WIB

Kemnaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

Selasa, 22 September 2026 - 15:35 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Penanganan TB untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga

Berita Terbaru

Rangkaian dokumentasi kegiatan Jam Belajar Masyarakat (JBM) Kelurahan Tahunan, mulai dari penyerahan bantuan meja belajar lipat, suasana anak-anak belajar bersama, hingga momen kebersamaan usai kegiatan berlangsung.

Yogyakarta

Lurah Tahunan Dorong JBM Bangun Kebiasaan Belajar Anak

Rabu, 23 Sep 2026 - 16:30 WIB