Wamendagri Wiyagus Tekankan Penanganan TB untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja Akselerasi Eliminasi TB dan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menyampaikan sambutan dalam Kunjungan Kerja Akselerasi Eliminasi TB dan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).

JOGJAOKE.COM, Tasikmalaya — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan bahwa penanggulangan tuberkulosis (TB) tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas masyarakat dan ketahanan ekonomi keluarga. Melalui penanganan TB secara tuntas, hilangnya waktu kerja produktif yang berpotensi menurunkan kesejahteraan rumah tangga dapat dicegah.

“Masalah kesehatan juga bicara tentang produktivitas,” ujar Wiyagus dalam Kunjungan Kerja Akselerasi Eliminasi TB dan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan di RSUD dr. Soekardjo, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).

Ia menjelaskan, pelayanan bagi warga terduga TB merupakan kewajiban pemerintah daerah (Pemda) dalam memenuhi SPM Kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018. Karena itu, anggaran penanganan TB di Kota Tasikmalaya perlu dimanfaatkan secara efektif, khususnya untuk mengoptimalkan penemuan kasus secara aktif dan memperluas cakupan Kelurahan Siaga TB.

Sejauh ini, cakupan Kelurahan Siaga TB di Kota Tasikmalaya baru mencapai 49 persen atau setara dengan 34 kelurahan. Wiyagus mendorong agar cakupan tersebut terus ditingkatkan hingga menjangkau seluruh kelurahan di Kota Tasikmalaya.

Ia menuturkan, durasi pengobatan TB yang berkisar tiga hingga enam bulan berpotensi memengaruhi produktivitas pasien, terlebih jika kondisi tersebut memaksa kepala keluarga berhenti bekerja. Hal ini pada akhirnya dapat berdampak pada kondisi ekonomi rumah tangga.

“Kalau berhenti bekerja, perekonomian keluarga kan berkurang,” jelasnya.

Wiyagus berharap penanganan TB secara terpadu di tingkat daerah dapat menjaga produktivitas sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Upaya tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap penguatan perekonomian daerah dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Tentunya kalau ini bisa ditangani secara baik, kita yakin perekonomian keluarga akan meningkat, kemudian perekonomian di Tasikmalaya juga akan meningkat, Provinsi Jawa Barat akan meningkat, jadi daerah itu memberikan kontribusi yang sangat positif kepada sistem perekonomian nasional,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, dan Kerja Sama Ditjen Bina Adwil Kemendagri Elfin Elyas, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, unsur Forkopimda Kota Tasikmalaya, jajaran dinas kesehatan, serta camat dan lurah se-Kota Tasikmalaya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah
Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa
Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT
Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim
Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial
Tak Boleh Asal Buat Rules! Mendagri Pastikan Regulasi Daerah Beneran Berdampak dan Tepat Sasaran
Siap Hadirkan Air Siap Minum, Satgas PRR Gandeng BRIN Verifikasi Lokasi Arsinum di Aceh Utara
Wamendagri Wiyagus Minta Demak Jadi Inspirasi Daerah Lain dalam Pemberantasan TBC

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Hadapi Tantangan Penyaluran Bantuan, Mendagri Instruksikan Penguatan Sistem IT Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Dorong Ekonomi Desa Melesat, Wamendagri Bima Arya Minta KDKMP Gandeng BUMN dan Unsur Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kemandirian Energi Wilayah 3T, Wamendagri Ribka Haluk Minta Pemda Lirik Potensi EBT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:56 WIB

Lakukan Penanganan Komprehensif, Wamendagri Wiyagus Soroti Peran Kunci Forkopimda Hadapi Karhutla Kaltim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Kejari Kota Bekasi Gandeng BRI, Kajari: Kerja Sama Jangan Sekadar Seremonial

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Cegah Banjir, Kodim Wonosobo Ajak Warga Bersihkan Saluran Mangli

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54 WIB