Wamendagri Ribka Haluk Ajak Pemda Papua Barat Percepat Program Quick Wins dan Penguatan Tata Kelola Daerah

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Manokwari – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengungkapkan pentingnya penguatan kinerja jajaran pemerintah daerah (Pemda) di Tanah Papua guna mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Percepatan Program Quick Wins di Papua Barat, yang berlangsung di Hotel Mansinam, Manokwari, Papua Barat, Rabu (5/11/2025) malam.

Dalam kesempatan ini, Ribka menegaskan bahwa rakor ini merupakan salah satu wujud komitmen untuk memperkuat tata kelola pembangunan di wilayah Papua. Mengingat berbagai tantangan yang dihadapi, pembangunan di Papua telah menjadi prioritas utama bagi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming.

“Kami ingin menyampaikan beberapa pesan penting untuk Bapak Gubernur dan Wakil [Gubernur], serta para bupati. Yang akan menjadi atensi dan perhatian bersama, dan itu akan menjadi sebuah road map, arah kita. Kita mau ke mana ini, seperti itu,” ujar Ribka.

Lebih lanjut, Ribka mengingatkan agar aparatur pemerintahan di Papua bekerja keras untuk merealisasikan program dan kebijakan yang telah dirancang, agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat dua sektor kunci, yaitu birokrasi dan sektor swasta. Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara keduanya, diharapkan dapat mendorong peningkatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ia pun meminta perangkat daerah terkait untuk memberikan perhatian khusus dalam hal ini guna mencapai hasil yang optimal. “Saya ingin supaya kita harus terus [maju], kita dorong supaya realisasi pendapatannya baik,” imbuh Ribka.

Ribka juga menekankan bahwa realisasi APBD yang baik adalah syarat utama untuk menjamin kualitas pelayanan publik. Ia pun mengingatkan kepala daerah untuk sering memeriksa realisasi pendapatan dan belanja daerah, serta memastikan bahwa target yang ditetapkan tercapai dengan terukur.

Ia menambahkan, pengelolaan APBD yang baik akan membangun kepercayaan publik dan stakeholders. Sebab, hal itu menjadi salah satu indikator bahwa Pemda mampu menjalankan program dan anggaran secara baik dan akuntabel.

“Sehingga ketika teman-teman kita mengajukan program ke pusat, kita mengajukan program dan lain-lain itu bisa dipercaya, bahwa kita mampu mengelola,” terangnya.

Selanjutnya, Ribka mengajak Pemda di Papua untuk mengelola sumber daya alam (SDA) yang melimpah dan sumber daya manusia (SDM) dengan lebih efektif. Tanpa pengelolaan yang baik, potensi tersebut bisa sia-sia. Oleh karena itu, Pemda diminta untuk membangun inovasi, serta menerapkan disiplin dalam pengelolaan waktu, sistem, dan aturan yang sudah ditetapkan. Setiap langkah yang diambil harus terfokus dan bertujuan jelas agar dapat mencapai target yang terukur.

Tak ketinggalan, dalam kesempatan itu, Ribka juga mendorong penerapan metode pembelajaran matematika “GASING” (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) yang dikembangkan oleh fisikawan Yohanes Surya. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan mandat untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui program ini.

Sebagai informasi, hadir dalam rakor tersebut Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, Cendekiawan dan Penemu Metode GASING Yohanes Surya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Barat. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemenkes dan Satgas PRR Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana
Menko PMK dan Mendagri Tito Karnavian Tinjau Persiapan Arus Mudik di Pelabuhan Merak
Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Bantuan Pakan dan Lepas Bibit Lele di Panti Lansia Jayapura
Sidak RSUD Yowari, Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Rumah Sakit Tidak Boleh Tolak Pasien
SKB 7 Menteri Terbit, Penggunaan AI di Pendidikan Resmi Diatur
Mendagri Tito Apresiasi Bantuan Swasta Percepat Pemulihan Kesehatan Pascabencana
Keterlambatan Dana Otsus Dinilai Hambat Program Strategis di Papua
Kemendagri Rilis Data Kependudukan 2025, Usia Produktif Capai 69 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:12 WIB

Kemenkes dan Satgas PRR Pulihkan Ribuan Fasilitas Kesehatan Terdampak Bencana

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:04 WIB

Menko PMK dan Mendagri Tito Karnavian Tinjau Persiapan Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 13 Maret 2026 - 08:09 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Bantuan Pakan dan Lepas Bibit Lele di Panti Lansia Jayapura

Jumat, 13 Maret 2026 - 07:57 WIB

Sidak RSUD Yowari, Wamendagri Ribka Haluk Ingatkan Rumah Sakit Tidak Boleh Tolak Pasien

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:52 WIB

SKB 7 Menteri Terbit, Penggunaan AI di Pendidikan Resmi Diatur

Berita Terbaru

Jogja

Kolaborasi HS dan YKHC Perluas Dakwah Salawat Lewat Musik

Sabtu, 14 Mar 2026 - 19:26 WIB