Wamendagri Ribka Haluk: Setiap Tahapan Pembangunan Rumah di Papua Pegunungan Harus Tercatat dengan Baik

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mengawal pembangunan 2.200 rumah di Provinsi Papua Pegunungan. Terlebih, program tersebut merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

“Dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ada Pak Direktur (Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah) yang selalu ditugaskan Bapak Menteri juga untuk mengawal semua proses pembangunan yang ada di daerah,” ujar Ribka saat memimpin Rapat Persiapan Pembangunan 2.200 Unit Rumah di Provinsi Papua Pegunungan yang berlangsung di Gedung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Jakarta, Rabu (20/8/2025).

Ia menjelaskan, hasil rapat lanjutan ini bakal dilaporkan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri PKP Maruarar Sirait. Selanjutnya, hasil tersebut juga akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan aspek teknis kesiapan realisasi program tersebut.

Ribka menambahkan, salah satu hal yang perlu diperhatikan yakni pencatatan terhadap berbagai tahapan yang telah dilakukan oleh tim, baik di Kemendagri maupun Kementerian PKP.

“Bagaimana kita menggambarkan proses yang sudah kami lakukan di Wamena. Nah, tahapan yang sudah kita kerjakan, itu juga semua direcord. Itu akan menjadi gambaran proses setelah Pak Menteri mendapat arahan dari Pak Presiden, itu langsung kerja apa,” tegasnya.

Dalam forum tersebut, Ribka menjelaskan ihwal persiapan yang terus digodok Kemendagri, baik dari sisi regulasi maupun administrasi. Selain itu, aspek lain seperti roadmap, tipe rumah, dan besaran biaya yang dibutuhkan juga terus dimatangkan.

“Nanti teknisnya [akan dikerjakan] teman-teman [Kementerian PKP] di sini. Kita Kemendagri hanya mendampingi. Dan apa yang bisa kita bantu, kita bantu. Jadi kita koordinasi,” pungkasnya.

Turut hadir pada rapat tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Azis Andriansyah; Direktur Sistem dan Strategi Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Dwi Saponingrum; Direktur Keterbukaan Publik, Transparansi, dan Akuntabilitas Julisa; serta pejabat terkait lainnya dari Kemendagri dan Kementerian PKP.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Rempang Digadang Jadi Pusat Investasi Baru, Festival Kopi Angkat Produk Unggulan Daerah
Kemendagri Tekankan Peran Strategis Satpol PP dan Satlinmas dalam Penanganan Sampah
Mendagri Tekankan Peran Pemda Sukseskan BSPS, Target Renovasi 400 Ribu Rumah
Dr. Budi Suryanto Gaungkan “Satu Tanah, Satu Surat, Satu Kepemilikan”, Solusi Akhiri Sengketa Agraria dan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat
Ketahanan Pangan dan Lingkungan Jadi Fokus, Wamendagri Bima Beri Pesan untuk Pemerintah Kota
Tri Tito Karnavian Ajak PKK Bersinergi Kawal Program Pemerintah hingga Tingkat Desa
Ketua Harian Dekranas: Inovasi Produk Berkelanjutan Penting untuk Bersaing di Pasar Global
Tri Tito Karnavian: Lindungi Anak di Ruang Digital Perlu Keterlibatan Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:52 WIB

Rempang Digadang Jadi Pusat Investasi Baru, Festival Kopi Angkat Produk Unggulan Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:17 WIB

Kemendagri Tekankan Peran Strategis Satpol PP dan Satlinmas dalam Penanganan Sampah

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:11 WIB

Mendagri Tekankan Peran Pemda Sukseskan BSPS, Target Renovasi 400 Ribu Rumah

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:11 WIB

Dr. Budi Suryanto Gaungkan “Satu Tanah, Satu Surat, Satu Kepemilikan”, Solusi Akhiri Sengketa Agraria dan Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:55 WIB

Ketahanan Pangan dan Lingkungan Jadi Fokus, Wamendagri Bima Beri Pesan untuk Pemerintah Kota

Berita Terbaru