Pemprov Lampung Evaluasi Dampak Program Nasional, Fokus pada Pemberdayaan Desa

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mendukung percepatan pembangunan yang terintegrasi, antara program Pemerintah pusat dengan program prioritas daerah yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat Lampung.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, seusai memimpin rapat terkait Kolaborasi dan Sinergi Pelaksanaan Program Pembangunan Nasional dan Daerah, di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Lampung, Bandarlampung, Jumat (17/10/2025).

“Kami tadi mencermati dan mengevaluasi program-program pemerintah pusat yang ada di Provinsi Lampung, baik dari sisi perkembangan maupun manfaatnya. Ternyata datanya luar biasa, konsumsi ayam dan telur meningkat karena program MBG (Makan Bergizi Gratis), dan lebih dari 24 ribu tenaga kerja terserap, terutama dari masyarakat berpenghasilan rendah. Saya melihat ini luar biasa manfaatnya bagi Provinsi Lampung,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menegaskan bahwa perkembangan MBG yang cepat harus diimbangi dengan kesiapan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara program pusat dengan program daerah, seperti program Desaku Maju dan Koperasi Merah Putih yang diharapkan mampu menjadi daya ungkit ekonomi masyarakat pedesaan.

“Bagaimana mengintegrasikan, mengkolaborasikan program Pemerintah Pusat dengan program Pemerintah Provinsi, desaku maju dan lain-lain sehingga bisa menjadi daya ungkit yang maksimal bagi pertumbuhan dan kemakmuran masyarakat lampung,” lanjutnya.

Terkait Koperasi Merah Putih, Gubernur juga menyampaikan bahwa sejumlah pemerintah daerah telah mempersiapkan pengembangan Koperasi Merah Putih didaerahnya masing-masing, sehingga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi dan meningkatkan nilai tambah produk desa.

“Saya sudah mendapat laporan dari bupati-bupati, sekarang mereka sudah mulai memperisapkan proposal-proposalnya bagaimana koperasi merah putih itu bisa punya daya ungkit bagi komoditas-komoditas yang ada di desa masing-masing. Ada hilirisasi yang karena ada koperasi merah putih ditingkatan desa maka nilai tambah yang didapat di desa karena ada koperasi merah putih,” pungkasnya.(nr)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Pemprov Lampung Dorong Transformasi Pertanian Modern untuk Sejahterakan Petani
Dorong Desa Lebih Mandiri, Pemprov Lampung Jalankan Program “Desaku Maju”
DPRD Lampung Bahas Propemperda 2027, Sekda Marindo Kurniawan Hadir
Wagub Jihan Nurlela: Mahasiswa Lampung Harus Adaptif di Tengah Perubahan Digital
Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global
Teknologi dan Komunitas Jadi Penggerak, Pemprov Lampung Pacu Ekonomi Daerah
Tak Cukup Beri Akses, Gubernur Mirza Dorong Penghormatan terhadap Kaum Tuli
Tri Wahyuni Siap Berlaga di Asian Games 2026 Jepang, Purnama Wulan Sari Mirza Lepas Keberangkatan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:56 WIB

Pemprov Lampung Dorong Transformasi Pertanian Modern untuk Sejahterakan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 10:02 WIB

Dorong Desa Lebih Mandiri, Pemprov Lampung Jalankan Program “Desaku Maju”

Senin, 28 September 2026 - 16:49 WIB

DPRD Lampung Bahas Propemperda 2027, Sekda Marindo Kurniawan Hadir

Senin, 28 September 2026 - 14:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela: Mahasiswa Lampung Harus Adaptif di Tengah Perubahan Digital

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Dari Lampung ke Kriyanusa 2026, Batin Wulan Pacu Kriya Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru