Batik Banten Unjuk Gigi di Indonesia International Modest Fashion Festival 2025

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengungkapkan bahwa wastra khas Banten memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan agar lebih dikenal di kancah internasional. Khususnya, di dunia modeling dan peragaan busana.

Hal itu disampaikan Tinawati seusai menghadiri Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/10/2025). Ia berharap melalui kegiatan ini dapat tumbuh berbagai karya dan inovasi dari para desainer di Banten. Sehingga nilai budaya, kreativitas, dan ekonomi lokal semakin berkembang.

“Kami tentu akan terus berkolaborasi dalam peningkatan potensi wastra di Provinsi Banten agar bisa dikenal lebih luas lagi,” ujarnya.

IN2MF sendiri merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-12 yang menampilkan 1.650 karya dari 214 desainer nasional dan 11 desainer internasional. Kegiatan ini berlangsung pada 8–12 Oktober 2025.

Pada sesi parade ke-10 peragaan busana, tampil karya lima desainer termasuk dua desainer dari Provinsi Banten, yaitu Riana Kesuma dan Dewi Sambi. Keduanya merupakan binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten.

Melalui delapan looks yang berjalan di atas catwalk, desainer sekaligus pemilik merek Batik Riana Kesuma berhasil menampilkan karya bertema kesederhanaan yang tetap menonjolkan keanggunan.

Dengan perpaduan motif klasik dan modern serta penggunaan bahan dan teknik batik berkualitas tinggi, karya Riana dinilai cocok untuk berbagai kesempatan, baik kasual maupun formal.

“Semoga ajang ini tidak berakhir sampai di sini, tetapi terus kita kembangkan, khususnya untuk Provinsi Banten,” papar Tinawati.(IC)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Ribuan Warga Ikuti Seba Baduy 2026, Pemprov Banten Dukung Kelestarian Adat
Ketua TP PKK Banten Dorong Edukasi dan Anti Diskriminasi terhadap Penderita HIV/AIDS
Sitandu Diproyeksikan Jadi Agroeduwisata, Ketua TP PKK Banten Apresiasi Potensinya
Ikuti SE Tito Karnavian, Pemprov Banten Siapkan Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik
Gerakan Indonesia ASRI, Banten Gencarkan Penanaman Mangrove di Kawasan Industri
Peringatan Hari Angkutan Nasional, Polda Banten Perkuat Edukasi Keselamatan
Penguatan Transportasi, Pengelolaan Sampah, dan Ketahanan Pangan Jadi Fokus Aglomerasi Jabodetabekpunjur
KPK dan Mitra Gelar Gerakan Literasi Antikorupsi, Cetak Rekor MURI

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:51 WIB

Ribuan Warga Ikuti Seba Baduy 2026, Pemprov Banten Dukung Kelestarian Adat

Sabtu, 25 April 2026 - 08:44 WIB

Ketua TP PKK Banten Dorong Edukasi dan Anti Diskriminasi terhadap Penderita HIV/AIDS

Sabtu, 25 April 2026 - 08:39 WIB

Sitandu Diproyeksikan Jadi Agroeduwisata, Ketua TP PKK Banten Apresiasi Potensinya

Sabtu, 25 April 2026 - 08:33 WIB

Ikuti SE Tito Karnavian, Pemprov Banten Siapkan Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik

Sabtu, 25 April 2026 - 08:27 WIB

Gerakan Indonesia ASRI, Banten Gencarkan Penanaman Mangrove di Kawasan Industri

Berita Terbaru