KPK Grebek Rumah Bupati Klaten Pagi, Pejabat Langsung Diangkut!

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Klaten – Warga Klaten gempar Kamis (15/10/2026) pagi, kabar OTT KPK menyambar grup WhatsApp, semua mata tertuju ke rumah dinas bupati pagi ini pukul tujuh pagi tadi heboh.

Informasi awal menyebut tim KPK datang menggunakan dua mobil berpelat AD 1874 HU dan AD 1675 PO secara mendadak mengejutkan warga sekitar lokasi kejadian.

Sekitar pukul 07.00 WIB Kamis 15 Oktober 2026, rumah dinas Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo disebut digerebek tim antirasuah tersebut secara mengejutkan pagi tadi.

“Bupati ikut diamankan bersama sejumlah pejabat OPD,” begitu bunyi pesan berantai yang bikin warga Solo Raya heboh bukan main pagi ini di Klaten tadi.

Saksi mata menyebut rombongan meninggalkan rumah dinas sekitar pukul 08.15 WIB, konvoi menuju Mapolresta Klaten dengan pengawalan ketat polisi bersenjata lengkap pagi tadi heboh.

“Tiba di Mapolresta Klaten pukul 08.25 WIB,” ujar sumber internal, pemeriksaan maraton langsung digelar di Aula Satya Haprabu Lantai 1 secara tertutup ketat sekali.

Pantauan di lokasi, mobil pelat merah AD 11 C milik Sekda Klaten juga terparkir di halaman Mapolresta Klaten pagi ini mencurigakan warga makin heboh.

Beberapa kepala OPD Pemkab Klaten dikabarkan turut diamankan, wajah tegang, ditutup masker, digiring petugas KPK masuk ruangan pemeriksaan tertutup rapat tanpa bicara sepatah katapun.

Kabar penangkapan Bupati Klaten langsung viral, tagar Klaten dan KPK trending di X, warganet Solo Raya ramai berkomentar pedas tak terbendung pagi ini heboh.

Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha akhirnya buka suara membenarkan adanya aktivitas lembaga antirasuah di wilayah hukumnya pagi ini kepada awak media setempat.

“Betul. Polresta Klaten membackup pelaksanaan tugas dari KPK di Klaten,” ujar Ari Cahya Nugraha tegas kepada wartawan yang mengerubunginya pagi tadi di lokasi kejadian.

Saat ditanya soal status hukum, Ari irit bicara, “Belum bisa memberikan rincian terkait perkara maupun status hukum para pihak yang diperiksa,” katanya singkat tadi.

Ia menambahkan, “Mengarahkan konfirmasi lanjutan ke Humas KPK di Jakarta,” lempar bola panas ke pusat, Klaten hanya backup pengamanan saja katanya pagi tadi resmi.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merilis pernyataan resmi, status Bupati Hamenang Wajar Ismoyo masih tanda tanya besar bagi publik Klaten Solo Raya menanti.

Sumber Tribun menyebut operasi senyap ini diduga terkait proyek pengadaan, namun belum ada kutipan resmi KPK yang membenarkan dugaan tersebut pagi ini di Klaten.

Warga yang nongkrong depan Mapolresta bersaksi, “Mobil AD 1874 HU keluar duluan, disusul AD 1675 PO, kencang banget,” ujar salah satu warga heboh tadi.

Di dalam Aula Satya Haprabu, pemeriksaan berlangsung ketat, pintu dijaga Brimob, wartawan dilarang masuk, hanya terdengar bisik-bisik pejabat diperiksa lama tanpa henti pagi ini.

“Kami hanya backup,” tegas Kapolresta lagi, “Tugas pokok tetap di KPK, kami siapkan tempat dan pengamanan saja,” kutipan yang diulang berkali-kali kepada pers tadi.

Publik Solo Raya kini menanti, apakah ini OTT beneran atau hanya klarifikasi, semua menunggu rilis resmi Humas KPK Jakarta sore nanti dengan harap cemas.

Jika terbukti, ini akan jadi sejarah, Bupati Klaten pertama yang diciduk KPK di rumah dinas pagi-pagi, bikin malu warga Klaten Bersinar se kabupaten raya.

“Jangan dulu menyimpulkan, tunggu KPK bicara,” ujar pengamat hukum Solo, “Asas praduga tak bersalah harus tetap dijaga sampai ada penetapan tersangka resmi,” kata dia.

Sementara itu, Sekda Klaten belum bisa dihubungi, mobil dinas AD 11 C masih terparkir, ajudan hanya menjawab, “Bapak masih di dalam pemeriksaan tertutup,” tadi.

Tribunnews akan terus update, ikuti live report dari Mapolresta Klaten, jangan sampai ketinggalan detik-detik pengumuman resmi KPK soal Klaten pagi ini tetap pantau terus.(waw)

Berita Terkait

Ormas Jateng-DIY Ultimatum TWC 2×24 Jam, Konser Andrea Bocelli Terancam Batal
Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Jalan Beton 619 Meter di Sitiharjo
Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja
Stadion Pandanaran Jadi Lokasi Apel Akbar 8.000 Anggota ASLINMAS dan ABPEDNAS
HUT TNI ke-81 Semarak, Kodim Wonosobo Ajak Warga Senam
Kemnaker Temukan Catatan Norma Kerja dan K3 di 9 Perusahaan Kendal-Batang
‎NU Care-LAZISNU Kudus Gerak Cepat Atasi Kekeringan, Tanam Pohon dan Distribusi Air Bersih
670 Orang Menari, Kudus Lawan Lupa Warisan Budaya Leluhur

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:13 WIB

KPK Grebek Rumah Bupati Klaten Pagi, Pejabat Langsung Diangkut!

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:47 WIB

Ormas Jateng-DIY Ultimatum TWC 2×24 Jam, Konser Andrea Bocelli Terancam Batal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Kodim Wonosobo Gaspol Bangun Jalan Beton 619 Meter di Sitiharjo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Menaker Yassierli Dorong Pelatihan Vokasi Tingkatkan Kompetensi Angkatan Kerja

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Stadion Pandanaran Jadi Lokasi Apel Akbar 8.000 Anggota ASLINMAS dan ABPEDNAS

Berita Terbaru

Bandung

Pemkab Bandung Siapkan Gedung Eks RSUD untuk Siswa SMPN 5

Jumat, 16 Okt 2026 - 09:45 WIB