‎FKPPAI Audiensi dengan Wali Kota, Dorong Kolaborasi Kesehatan Tradisional

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – FKPPAI DIY menemui Wali Kota Yogyakarta di Balai Kota, Rabu pagi, membahas pelantikan organisasi serta gagasan pengembangan layanan kesehatan alternatif dalam pertemuan tersebut kini.
‎
‎Pertemuan berlangsung pada Rabu (30/6/2026), dengan rombongan FKPPAI menyampaikan sejumlah agenda organisasi kepada Wali Kota Yogyakarta secara langsung dalam audiensi pagi secara resmi.
‎
‎Bunda Arum Candra Wimba, Ketua DPD FKPPAI DIY terpilih, mengatakan rombongan diterima baik dalam audiensi tersebut oleh Wali Kota Yogyakarta pada Rabu untuk masyarakat.
‎
‎“Kami memohon kesediaan Pak Wali Kota membuka dan memberikan sambutan pada pelantikan FKPPAI DIY,” kata Bunda Arum seusai pertemuan di Balai Kota
‎Yogyakarta.
‎
‎Pelantikan FKPPAI DIY direncanakan berlangsung pada 9 Oktober 2026 di kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara, Kota Yogyakarta sebagai lokasi acara pelantikan secara terbuka.
‎
‎Bunda Arum berharap pegiat spiritual dan budayawan turut hadir mendukung pelantikan sekaligus membantu memperkenalkan FKPPAI kepada masyarakat luas di wilayah DIY di wilayah DIY.
‎
‎“Kami berharap para pegiat spiritual dan budayawan ikut mendukung, sehingga keberadaan FKPPAI semakin dikenal masyarakat,” ujar Bunda Arum di wilayah DIY pada hari itu.
‎
‎Menurut Bunda Arum, silaturahmi juga diarahkan untuk mempererat hubungan bidang kesehatan serta menjajaki kemungkinan sinergi bersama rumah sakit secara bertahap ke depan secara langsung.
‎
‎“Harapannya, komunikasi bidang kesehatan semakin terbuka dan nantinya bisa terjalin sinergi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya kepada awak media seusai audiensi dalam forum.
‎
‎FKPPAI dalam audiensi tersebut diperkenalkan sebagai organisasi berskala nasional yang menurut keterangan peserta telah berdiri sekitar 26 tahun berdasarkan keterangan audiensi pada audiensi ini.
‎
‎Ketua DPP FKPPAI disebut Ki Sawong Rasa, sementara pengurus daerah DIY kini menyiapkan agenda pelantikan dan pengembangan organisasi untuk periode mendatang bersama pengurus kini.
‎
‎Salah satu gagasan yang muncul dalam pertemuan ialah pertemuan ilmiah tahunan untuk mempresentasikan hasil kegiatan dan pengalaman praktik penyembuhan pada agenda organisasi secara rutin.
‎
‎Usulan pertemuan ilmiah tersebut diarahkan menjadi ruang berbagi pengalaman, sekaligus membuka pembahasan mengenai praktik terapi yang selama ini dilakukan bersama peserta pada kesempatan tersebut.
‎
‎“Gagasan ini masih berupa usulan, sehingga kami akan membahasnya lebih lanjut melalui forum internal organisasi,” kata Bunda Arum pada tahap pembahasan selanjutnya secara terbuka.
‎
‎Dokumentasi hasil terapi juga menjadi perhatian, terutama untuk menjadi bahan diskusi serta kajian pengembangan praktik yang dapat dipertanggungjawabkan untuk pengembangan praktik tersebut bersama peserta.
‎
‎Rombongan turut membahas kemungkinan menghadirkan dokter dan tenaga kesehatan dalam diskusi untuk menjajaki bentuk kerja sama bermanfaat secara ilmiah dan terbuka bersama masyarakat kini.
‎
‎“Kalau dokter dan tenaga kesehatan bisa berdialog bersama, tentu pengetahuan dan pengalaman dapat dibahas secara lebih terbuka,” ujarnya dalam forum yang sama hari ini.
‎
‎Dalam audiensi tersebut, Wali Kota juga membahas mengenai sinergi dengan rumah sakit juga masih berada pada tahap penjajakan dan belum menjadi kerja sama resmi untuk kepentingan masyarakat luas ke depan.
‎
‎Selain kesehatan, juga menyinggung istilah “Oriental medicine” dalam kaitannya dengan pengobatan tradisional yang berkembang di berbagai komunitas hingga kini di Yogyakarta untuk saat ini.
‎
‎Masukan tersebut mencakup kemungkinan pertukaran pengetahuan dengan komunitas pengobatan tradisional dari negara lain untuk memperluas wawasan organisasi secara lebih luas dan terbuka untuk pembaca.
‎
‎“Masukan Pak Wali Kota akan kami bawa ke forum internal FKPPAI untuk dibahas bersama,” kata Bunda Arum setelah audiensi berlangsung bersama pengurus dalam agenda.
‎
‎Dalam audiensi itu, Bunda Arum menyerahkan undangan resmi kepada Wali Kota Yogyakarta sebagai bagian dari persiapan pelantikan organisasi tersebut pada pertemuan itu oleh peserta.
‎
‎FKPPAI berharap rangkaian gagasan tersebut membuka ruang komunikasi lebih luas, sambil memastikan setiap rencana dikaji melalui forum organisasi sesuai rencana organisasi bersama ke depan.(waw)
‎

Berita Terkait

Sunarso Unggul 467 Suara, Kelik Terpilih Lurah Jetis Gunungkidul
Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi
‎Festival Gastronomi Prancis Menggoda Jogja, Puluhan Restoran Sajikan Menu Istimewa
‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya
Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang
Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif
Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan
‎KAI Daop 6 Yogyakarta Perkuat Garda Keamanan Hadapi Ancaman Huru-Hara

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Sunarso Unggul 467 Suara, Kelik Terpilih Lurah Jetis Gunungkidul

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

‎FKPPAI Audiensi dengan Wali Kota, Dorong Kolaborasi Kesehatan Tradisional

Rabu, 30 September 2026 - 13:18 WIB

Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi

Rabu, 30 September 2026 - 12:54 WIB

‎Festival Gastronomi Prancis Menggoda Jogja, Puluhan Restoran Sajikan Menu Istimewa

Rabu, 30 September 2026 - 12:52 WIB

‎HUT Kota Yogyakarta ke-270 Memanas, 118 Pelajar Taman Dewasa Ramaikan Karnaval Budaya

Berita Terbaru