Mendagri: Perluasan Akses Pendidikan Kedokteran dan Penguatan RSUD Kunci Sukses Program PPDS

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan dukungan terhadap penguatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Dukungan tersebut disampaikan Mendagri saat bertemu dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto di Kantor Kemendiktisaintek, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

PPDS merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program ini dihadirkan pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan tenaga kesehatan yang berkualitas di seluruh Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, PPDS dilakukan di fakultas kedokteran perguruan tinggi yang bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan termasuk RSUD. Hingga saat ini, tercatat sejumlah RSUD telah menandatangani perjanjian sebagai rumah sakit pendidikan bersama Kemendiktisaintek melalui sejumlah perguruan tinggi. Kerja sama tersebut difasilitasi Kementerian Kesehatan dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah (Pemda).

Mendagri menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Mendiktisaintek menyampaikan dua usulan penting. Pertama, perlunya memastikan RSUD dapat ditetapkan sebagai rumah sakit pendidikan bagi fakultas kedokteran yang belum memiliki rumah sakit sendiri. Menanggapi hal ini, Mendagri menegaskan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Mendagri, Mendiktisaintek, dan Menteri Kesehatan.

Usulan kedua berkaitan dengan peningkatan kualitas RSUD Jayapura agar mampu memberikan kenyamanan kerja bagi para dokter, termasuk dokter spesialis hasil PPDS. Menurut Mendagri, perbaikan tersebut penting dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.

Selain itu, forum itu juga membahas perlunya kebijakan penghapusan biaya yang selama ini dibebankan RSUD kepada calon dokter spesialis yang sedang magang. Beban biaya tersebut dinilai cukup memberatkan, sehingga penghapusannya akan mendukung kualitas layanan rumah sakit. “Ini akan di-followup dengan Surat Edaran (SE) Mendagri,” jelas Mendagri.

Di sisi lain, Mendagri juga mendorong Kemendiktisaintek untuk memperluas akses pendidikan tinggi di wilayah Papua. Rencana pembangunan perguruan tinggi di Wamena (Papua Pegunungan) dan Nabire (Papua Tengah) dinilai penting untuk memperkuat kesempatan masyarakat Papua dalam memperoleh pendidikan tinggi.

Dalam pertemuan itu, Mendiktisaintek didampingi di antaranya oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi Khairul Munadi, Staf Khusus Menteri Bidang Pemerintahan dan Akuntabilitas Tjitjik Sri Tjahjandarie, serta Koordinator Tim Kajian Pendidikan Tinggi Tenaga Medis Tri Hanggono. Sementara itu, Mendagri hadir bersama Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir dan Dirjen Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Restuardy Daud.(NR)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

ASN Diminta Tak Hanya Mengejar Target, tetapi Juga Dampak Nyata bagi Warga
Mentrans Dorong Daerah Ciptakan Peluang, Bukan Sekadar Memindahkan Penduduk
IPKD 2025 Divalidasi Independen, Kemendagri Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Baik
Bedah Rumah Diperkuat, Pemerintah Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat
Wamendagri Tekankan Pentingnya Inovasi dan Potensi Lokal dalam Pembangunan Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Praja IPDN Papua Menjadi Pemimpin Berkarakter
AHY Ajak IKA UNAIR Bangun Jembatan antara Dunia Akademik dan Kebijakan Publik
Mentrans: Potensi Daerah Jadi Penentu Kemajuan Indonesia ke Depan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:16 WIB

ASN Diminta Tak Hanya Mengejar Target, tetapi Juga Dampak Nyata bagi Warga

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:08 WIB

IPKD 2025 Divalidasi Independen, Kemendagri Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Baik

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:52 WIB

Bedah Rumah Diperkuat, Pemerintah Hadirkan Hunian Layak bagi Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:49 WIB

Wamendagri Tekankan Pentingnya Inovasi dan Potensi Lokal dalam Pembangunan Daerah

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:43 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Praja IPDN Papua Menjadi Pemimpin Berkarakter

Berita Terbaru

Yogyakarta

UMY Sabet Dua Emas dan Empat Perunggu pada GTIC II 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 17:47 WIB