Tinjau Korban Dugaan Keracunan MBG, Wamendagri Nilai Penanganan Pemkab Jayapura Berjalan Maksimal

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jayapura – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengapresiasi peran aktif masyarakat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura dalam membantu menangani para korban dugaan keracunan massal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, penanganan terhadap para korban telah dilakukan dengan baik dan cepat.

“Jadi begitu pas kejadian mereka langsung antar ke rumah sakit. Ditangani oleh Puskesmas dan pemerintah daerah. Jadi kami lihat pemerintah daerah juga bekerja sudah cukup maksimal dan sangat cepat penanganannya,” ujar Ribka kepada awak media di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura usai meninjau penanganan siswa korban dugaan keracunan program MBG bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Jumat (7/8/2026).

Berdasarkan hasil peninjauan tersebut, Ribka menilai para pasien telah mendapatkan penanganan yang baik. Bahkan, sebagian besar pasien telah sembuh dan diperkenankan kembali ke rumah masing-masing. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak.

“Artinya bahwa teamwork atau kebersamaan koordinasi kerja pemerintah daerah baik pemerintah daerah sendiri, kemudian TNI dan Polri sudah sangat membantu, termasuk dari gereja kemudian dari tokoh-tokoh masyarakat. Jadi semuanya sudah teratasi dengan baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ribka memastikan bahwa dari sisi teknis pelaksanaan, program MBG akan terus diperbaiki, termasuk pada aspek pengolahan makanan di dapur. Pemerintah juga akan memperkuat fungsi pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak, termasuk jajaran pemerintah daerah (Pemda) dan masyarakat, untuk ikut meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap proses pengolahan makanan agar tetap higienis.

Ribka menegaskan, program MBG merupakan program yang baik dan mulia karena bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa depan. Program tersebut juga sangat dinantikan oleh para siswa, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

“Masyarakat juga sudah menyampaikan bahwa ya memang mereka sangat membutuhkan. Jadi kita lihat contoh, anak-anak bawa pulang kasih orang tua makan. Artinya bahwa di bawah ini masih membutuhkan,” sambung Ribka.

Senada dengan itu, Wakil Kepala BGN Trenggono menilai fungsi pengawasan terhadap program prioritas Presiden tersebut memerlukan peran aktif Pemda. Ia juga mempersilakan semua pihak untuk terus menyampaikan masukan yang konstruktif agar tata kelola program tersebut semakin baik.

“Jadi kita semua sangat berharap program ini memang sangat dibutuhkan oleh anak bangsa kita … semua masyarakat menyampaikan memang MBG ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya siswa-siswa anak bangsa kita,” tandasnya.(lsi)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali
Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif
Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah
Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing
Jenguk Wali Nanggroe di Penang, Mendagri Sampaikan Salam Hangat dari Presiden
Wamendagri Bima Arya Ajak Daerah Manfaatkan APKASI Otonomi Expo 2026 untuk Tarik Investasi
Evaluasi Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemda Percepat Penyaluran

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:48 WIB

Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:06 WIB

Wamendagri Dorong Satlinmas Aktif Jaga Lingkungan yang Kondusif

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Wamendagri Bima Arya Ungkap Lima Tantangan Kepala Daerah di Era Otonomi Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Daerah Tingkatkan Nilai dan Daya Saing

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirza: Hilirisasi Komoditas Harus Dimulai dari Desa

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:36 WIB

Sumatera Selatan

AMKI Lahat Dilantik, Tekankan Kolaborasi Media dan Pemerintah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 13:58 WIB

Foto Guru Besar UMY bidang Ilmu Sosiologi, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag.,

Yogyakarta

RUU Perampasan Aset, Pakar UMY: Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Sabtu, 29 Agu 2026 - 12:18 WIB