Hari Jadi Jogja, Hasto Resmikan Otentik Konkret untuk Perkuat Ekonomi Daerah

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JOGJA – Pemerintah Kota Yogyakarta resmi meluncurkan tagline “Otentik Konkret” sebagai tema Hari Jadi ke-270 Kota Yogyakarta. Tema tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat.

Peluncuran dilakukan di pintu masuk utama Pasar Beringharjo, Jumat (7/8/2026). Tema Hari Jadi dikenalkan lebih awal agar seluruh rangkaian kegiatan hingga puncak peringatan pada Oktober mendatang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menjelaskan, makna “Otentik” mencerminkan Kota Yogyakarta yang kaya akan budaya, memiliki warisan sejarah (heritage), serta identitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan bersama.

Sementara itu, “Konkret” dimaknai sebagai komitmen agar seluruh rangkaian kegiatan Hari Jadi tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari penguatan ekonomi hingga peningkatan kualitas kehidupan warga.”Peringatan Hari Jadi jangan berhenti menjadi seremoni, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh warga Kota Yogyakarta,” ujar Hasto.

Menurutnya, berbagai agenda yang digelar akan menampilkan kekayaan budaya, seni, tradisi, serta warisan sejarah Kota Yogyakarta sebagai identitas yang tetap hidup di tengah perkembangan zaman.”Hal-hal autentik milik Kota Yogyakarta harus ditransformasikan menjadi kenyataan sehingga memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat,” katanya.

Hasto menambahkan, semangat “Otentik Konkret” menjadi arah pembangunan yang menghubungkan pelestarian budaya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai kegiatan produktif.

Peluncuran tema Hari Jadi ke-270 juga dirangkai dengan pelaksanaan gerakan Jogja Clean yang berlangsung serentak di lebih dari 270 titik di wilayah Kota Yogyakarta.

Sebanyak sekitar 4.500 aparatur sipil negara (ASN) diterjunkan mengikuti kerja bakti massal di sekitar 150 lokasi. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) sejak pukul 07.00 hingga 08.30 WIB.

Selain kawasan perkantoran pemerintahan, aksi bersih-bersih juga dilakukan di pasar tradisional, sekolah, kawasan permukiman, hingga bantaran sungai sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan keindahan Kota Yogyakarta.”Gerakan ini merupakan penguatan kegiatan rutin setiap Jumat yang selama ini konsisten dilaksanakan Pemerintah Kota Yogyakarta bersama seluruh ASN,” jelas Hasto.

Momentum Hari Jadi ke-270, lanjut Hasto, menjadi kesempatan untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.”Kami berharap seluruh warga ikut memiliki semangat menjaga kebersihan karena lingkungan yang bersih merupakan bagian penting dari wajah Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta optimistis rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-270 mampu memperkuat identitas budaya sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kegiatan seni, budaya, ekonomi kreatif, dan partisipasi aktif masyarakat.”Budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan kekuatan besar untuk membangun masa depan Kota Yogyakarta yang semakin maju dan sejahtera,” tegas Hasto.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjaga semangat gotong royong agar peringatan Hari Jadi ke-270 menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh warga.(waw)

Berita Terkait

Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik
‎Ribuan Pembatik Kepung Malioboro, Peserta Kalimantan Bongkar Pengalaman Pertamanya
Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas
‎Gekrafs DIY Gebrak Ekonomi Kreatif Jogja, Wawan Dorong Aksi Nyata
Komisi C DPRD DIY Dorong Infrastruktur Gunungkidul Makin Terintegrasi Berkelanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:01 WIB

Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:31 WIB

‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Rayakan Milad Kedua, Prime UMY Hotel Bersihkan Malioboro Bersama Komunitas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:55 WIB

Yogyakarta

Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar

Sabtu, 3 Okt 2026 - 14:36 WIB