Imunisasi, HIV/AIDS, dan Inovasi Layanan: Kota Bekasi Kukuhkan Diri Sebagai Pelopor Kesehatan Masyarakat

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, KOTA BEKASI – Kerja Nyata Dinkes Berbuah Manis, Kota Bekasi Raih Hat-trick Penghargaan Nasional.

Kota Bekasi Borong Tiga Penghargaan Kesehatan, Dari Imunisasi Hingga Penanggulangan HIV/AIDS.

Di hadapan para ASN dan perangkat daerah, Wali Kota Bekasi menyerahkan tiga penghargaan tingkat nasional yang baru saja diraih bidang kesehatan Kota Bekasi pada apel (29/9).

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan penempatan pejabat di lingkungan Pemkot Bekasi dilakukan berdasarkan kemampuan dan kinerja, bahwa kerja keras menjaga kesehatan masyarakat berbuah manis.

Penghargaan pertama datang dari Kementerian Kesehatan RI atas keberhasilan Kota Bekasi meraih Cakupan Imunisasi Kejar Zero Dose Tertinggi Pertama pada kegiatan “Sepekan Mengejar Imunisasi” yang digelar serentak dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 dan Hari Anak Nasional 2025.

Keberhasilan ini ibarat memastikan setiap anak di Bekasi tidak tertinggal “bekal imun” untuk tumbuh sehat.

Dua penghargaan lainnya datang dari Program EpiC (Meeting Targets and Maintaining Epidemic Control) yang didukung PEPFAR. Dinas Kesehatan Kota Bekasi dinilai berhasil menjaga capaian retensi dan viral load secara konsisten di antara seluruh wilayah dukungan EpiC di Jawa Barat sekaligus mencatat capaian terbaik dalam menjalankan implementasi target “Third-95” dalam program pengendalian HIV/AIDS pada periode April–Juni 2025.

Prestasi ini menegaskan bahwa upaya penanggulangan HIV/AIDS di Bekasi terus berprogress dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Wali Kota Bekasi memberikan apresiasi khusus kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Kota Bekasi, tenaga medis, hingga para kader kesehatan di tingkat RW dan kelurahan.

“Penghargaan ini bukan sekadar plakat, melainkan pengingat bahwa setiap vaksin yang disuntikkan, setiap pemeriksaan yang dilakukan, menyelamatkan banyak nyawa,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijayanti, turut menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ini.

“Ini adalah hasil kerja keras bersama. Tenaga kesehatan, kader, hingga masyarakat yang mau datang ke posyandu dan puskesmas adalah pahlawan sebenarnya. Kami hanya jembatan yang memastikan layanan kesehatan sampai ke setiap pintu rumah warga,” ujarnya.

Tak hanya fokus pada imunisasi dan HIV/AIDS, penanganan tuberkulosis (TBC) juga menjadi perhatian serius.

“Dinas Kesehatan Kota Bekasi gencar melakukan skrining, pelacakan kasus, dan pendampingan pengobatan, sehingga pasien yang sebelumnya tidak terdeteksi kini mendapat pengobatan yang tepat,” tutupnya.(NR)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen
Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang
Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan
Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.
Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan
Dugaan Pungli hingga Penataan PKL Plaza Patriot Disorot, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Semangat Kemerdekaan di Bojong Menteng, Wawali Harris Bobihoe Hibur Warga
HUT ke-4 Paroki Kranggan Jadi Momentum Doa dan Solidaritas untuk Korban Bencana

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Bunda Literasi Bekasi Dorong Pelajar SMP/MTs Gemar Menulis Cerpen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Zulhas Puji Komitmen Wali Kota Bekasi Atasi Persoalan Sampah di Bantargebang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Ground Breaking PSEL Dimulai, Bekasi Dorong Pengelolaan Sampah Lebih Ramah Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:52 WIB

Ground Breaking PSEL Bantargebang, Tri Adhianto Targetkan Beroperasi dalam 18 Bulan.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Pemkot Bekasi Bergerak, Bangunan Liar di Jalan Hankam Jatirahayu Ditertibkan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Siapa Botok? Aktivis Pati yang Berani Melawan Kebijakan Penguasa

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:20 WIB

Yogyakarta

KA Malabar Tertemper Truk di Klaten, 13 KA Ikut Terdampak

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:17 WIB