Semarak Final Piala Dunia 2026, Halaman Kantor DPD RI DIY Dipenuhi Antusiasme Warga

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JOGJA – Halaman Kantor DPD RI Daerah Istimewa Yogyakarta dipenuhi masyarakat mengikuti nobar Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina, Senin malam, penuh antusias.

Anggota DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M. mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kebersamaan masyarakat Indonesia menyambut kemeriahan pesta sepak bola dunia bersama.

“Ini bagian dari masyarakat sepak bola dunia. Kita ikut menyambut kemeriahan Piala Dunia yang menjadi hiburan sekaligus pemersatu masyarakat,” ujar Syauqi.

Ia menegaskan nobar bukan sekadar menyaksikan pertandingan bergengsi, melainkan momentum membangkitkan semangat nasional membangun masa depan sepak bola Indonesia lebih kuat bersama.

“Kegiatan ini juga bersifat motivasional. Semangat masyarakat menyaksikan sepak bola harus menjadi energi perubahan bagi pembinaan nasional,” tegasnya.

‎Menurutnya, antusiasme warga akan didokumentasikan melalui foto dan video sebagai bahan penyampaian aspirasi kepada Komisi III, PSSI, serta Kementerian Olahraga nantinya.

“Kami akan menyampaikan bahwa hasrat masyarakat melihat Timnas Indonesia bermain di Piala Dunia sangat luar biasa,” ungkap Syauqi dengan optimistis.

Ia menilai tingginya antusiasme publik harus menjadi titik tolak memperbaiki sistem pembinaan sepak bola nasional secara menyeluruh, berkelanjutan, profesional, dan akuntabel bersama.

“Jangan berpikir instan, jangan hanya mengejar hasil cepat, tetapi bangun fondasi kuat dari pembinaan usia muda di seluruh daerah,” pesannya tegas.

Ahmad Syauqi Soeratno mencontohkan Spanyol dan Argentina sebagai finalis yang memiliki tradisi panjang membangun pemain sejak usia dini hingga tingkat profesional dunia.

“Finalis memiliki tradisi pembinaan usia muda yang kuat, kompetisi berkualitas, serta pemain berpengalaman di liga terbaik dunia,” katanya menjelaskan kepada masyarakat.

Menurutnya, Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemain berbakat tanpa memperkuat akar pembinaan sepak bola sejak usia dini secara berjenjang dan berkesinambungan nasional.

Ia menekankan daerah harus menjadi pusat lahirnya talenta-talenta baru yang kemudian berkembang melalui kompetisi sehat, transparan, dan memiliki akuntabilitas tinggi secara nasional.

“Perkuat pembinaan daerah, tingkatkan kualitas kompetisi, dan bangun akuntabilitas. Dari situlah pemain besar Indonesia akan lahir,” ujar Syauqi optimistis.

Setelah memiliki fondasi kuat, lanjutnya, pemain berbakat dapat melanjutkan pengembangan melalui kompetisi yang lebih maju di Eropa demi meningkatkan kualitas permainan mereka.

“Tidak masalah berlatih atau berkompetisi di Eropa, asalkan fondasinya sudah kuat sejak pembinaan usia muda,” kata Syauqi menegaskan kembali.

Ia meyakini kombinasi pembinaan berkualitas, kompetisi sehat, dan pengalaman internasional akan membawa Timnas Indonesia semakin kompetitif menghadapi persaingan sepak bola dunia mendatang.

“Kami berharap suatu hari nanti masyarakat Indonesia menyaksikan Timnas Merah Putih berlaga di Piala Dunia dengan penuh kebanggaan,” tutup Ahmad Syauqi Soeratno.

Berita Terkait

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro
‎Bedah Film UWM Bongkar Tantangan Implementasi UU Pekerja Rumah Tangga
Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam
Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia
‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:48 WIB

‎Pemda Pastikan JLFR Tetap Meluncur, Pesepeda Bebas Melintas Malioboro

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:39 WIB

Ruwatan Ageng Bantul Doakan Keselamatan Bangsa dan Keseimbangan Alam

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:14 WIB

Takmir NHK Borong Sawi, Petani dan Jamaah Bahagia

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Berita Terbaru