Semangat Gotong Royong Warnai Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni di Yogyakarta

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jogja – Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Yogyakarta kembali bergerak aktif pada Minggu pagi (28/9/2025) dengan menyasar dua rumah di Kelurahan Ngampilan dan Panembahan. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Wakilnya Wawan Harmawan menegaskan bahwa kegiatan ini murni berbasis gotong royong tanpa menggunakan anggaran APBD. “Kami ingin memastikan warga memiliki rumah yang layak dan sehat melalui kebersamaan, bukan hanya mengandalkan dana pemerintah,” tegas Hasto.

‎Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, menambahkan bahwa kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama. “Seperti pesan Wali Kota, rumah layak huni adalah kebutuhan dasar warga yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya. Ia menjelaskan dukungan datang dari Baznas Kota Yogyakarta sebesar Rp40 juta per titik, CSR Anisku berupa 30 sak semen, serta swadaya pegawai Pemkot seperti Setwan DPRD Rp1 juta, RS Pratama Rp5 juta, Dinas Kesehatan Rp2 juta, dan Satpol PP Rp1 juta.

‎Yunianto juga mengapresiasi tambahan 20 sak semen dari Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Yogyakarta, serta partisipasi warga sekitar. “Alhamdulillah, dua titik RTLH ini mendapatkan dukungan luar biasa dari banyak pihak. Terima kasih atas semangat gotong royong yang terus mengalir,” imbuhnya. Program ini menyasar rumah milik Prasetyo Suryo Kusuma di Kampung Serangan Ngampilan dan Dian Prabandari di Kampung Gamelan Panembahan.

‎Prasetyo mengaku lega karena atap rumahnya yang bocor akan segera diperbaiki. “Alhamdulillah, kabar bantuan ini datang tepat sebelum musim hujan. Anak-anak saya yang masih sekolah SD dan TK kini bisa tinggal lebih nyaman,” tuturnya. Sementara itu, Dian, seorang lansia yang tinggal sendiri, juga bersyukur. “Kalau atap dan kusen diganti yang lebih kokoh, rumah ini akan jauh lebih aman dan nyaman. Terima kasih atas bantuannya,” ungkapnya penuh haru.(waw)

Berita Terkait

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga
Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti
Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial
KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul
Kebaya Satukan Bangsa, Pesonanya Makin Mendunia Lewat Perayaan Budaya
Konser GeMa Merah Putih Bangkitkan Semangat Kebangsaan Bersama
SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:39 WIB

‎Polda DIY dan Jogja Menyapa Bergerak Bantu Warga

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:36 WIB

Ahli Waris Klaim Tanah Masuk SHGB UMK, Minta Kejelasan Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:28 WIB

Komunitas Jogja Menyapa Ajak Warga Cerdas Tangkal Hoaks Bermedia Sosial

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:07 WIB

KKMP Demangan Sabet Juara Koperasi Berprestasi, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:57 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Pil Ilegal, Sita 1.602 Butir di Bantul

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB