‎Prof Chamamah Berpulang, Muhammadiyah Kehilangan Tokoh Perempuan Visioner Bangsa

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah setelah Prof. Chamamah Soeratno meninggal dunia pada Selasa (7/7/2026) pukul 20.13 WIB.

Kepergiannya meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi dunia pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan perempuan.

Almarhumah dikenal sebagai mantan Ketua Umum ‘Aisyiyah periode 2000-2005 dan 2005-2010. Sosoknya dihormati sebagai intelektual sekaligus pemimpin perempuan yang konsisten memperjuangkan Islam berkemajuan melalui pendidikan, riset, dan penguatan
‎peran perempuan di berbagai bidang.

Sebagai Guru Besar di Universitas Gadjah Mada, Prof. Chamamah membangun tradisi akademik yang kuat. Keilmuannya tidak hanya memberi warna di lingkungan kampus, tetapi juga memperkokoh gerakan intelektual Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di tingkat nasional maupun internasional.

“Beliau bukan hanya pemimpin organisasi, tetapi juga guru, pemikir, dan teladan bagi banyak generasi,” demikian kesan yang terus mengalir dari warga Muhammadiyah.

Kiprahnya membawa suara perempuan Indonesia ke forum dunia menjadi salah satu warisan berharga yang dikenang
‎hingga kini.

Rekan sejawat mengenang Prof. Chamamah sebagai pribadi hangat, rendah hati, dan terbuka terhadap berbagai gagasan.

“Beliau selalu memberi ruang dialog tanpa meninggalkan prinsip yang diyakininya,” ungkap sejumlah kolega yang pernah bekerja bersama almarhumah.

Kepergian Prof. Chamamah menjadi kehilangan besar bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.

Namun, pemikiran, karya ilmiah, serta semangat pengabdiannya diyakini akan terus menginspirasi generasi penerus untuk memperkuat tradisi keilmuan dan dakwah yang mencerahkan.

Doa pun mengiringi kepergian almarhumah.

Allahummaghfirlaha warhamha wa’afiiha wa’fu anha.

Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan. (waw)

Berita Terkait

Diduga Langgar Aturan, Pembongkaran Sembilan Rumah Warisan Belanda Dipersoalkan Arus Bawah PDI
JIKF Gandeng Mahasiswa Kenalkan Fotografi Udara Lewat Layang-Layang Kreatif
Kepergian Pemuda Semanu Tinggalkan Pesan Kepedulian Bagi Sesama
Patroli Rahasia Libur Sekolah Sasar Remaja Keluyuran Demi Cegah Klitih Jogja
Bocah Delapan Tahun Hilang Terseret Ombak Pantai Goa Cemara, Tim Gabungan Terus Mencari Korban
Puluhan Event Meriah Warnai JOYFULL JULY 2026 di Jogja City Mall
Transisi Kepemimpinan Berjalan Lancar, Pemkot Yogyakarta Gelar Serah Terima Memori Jabatan
UMY Siapkan Beasiswa Atlet, Prestasi Olahraga DIY Makin Melesat

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:13 WIB

‎Prof Chamamah Berpulang, Muhammadiyah Kehilangan Tokoh Perempuan Visioner Bangsa

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:11 WIB

Diduga Langgar Aturan, Pembongkaran Sembilan Rumah Warisan Belanda Dipersoalkan Arus Bawah PDI

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:17 WIB

JIKF Gandeng Mahasiswa Kenalkan Fotografi Udara Lewat Layang-Layang Kreatif

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kepergian Pemuda Semanu Tinggalkan Pesan Kepedulian Bagi Sesama

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:50 WIB

Patroli Rahasia Libur Sekolah Sasar Remaja Keluyuran Demi Cegah Klitih Jogja

Berita Terbaru