Kasatgas PRR Tito Perkuat Pemulihan Pascabencana Aceh Tengah dengan Bantuan Kendaraan Tangki Air

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Takengon – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menyerahkan satu unit kendaraan tangki air multifungsi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tengah sebagai dukungan percepatan pemulihan pascabencana. Kendaraan tersebut diharapkan memperkuat pelayanan dasar masyarakat, mulai dari distribusi air bersih, penanganan kebakaran, hingga pembersihan lingkungan.

Penyerahan kendaraan berlangsung di Gayo Petro Hotel, Takengon, Aceh, Rabu (8/7/2026), didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kemendagri Safrizal ZA.

Pada kesempatan tersebut, Tito mengatakan, kendaraan berukuran lebih ringkas dipilih agar mampu menjangkau permukiman di kawasan pegunungan yang memiliki akses jalan sempit dan berkelok. Menurutnya, kendaraan tersebut lebih sesuai dengan kondisi geografis Aceh Tengah dan Bener Meriah dibandingkan kendaraan tangki berukuran besar.

“Bahkan bisa masuk ke permukiman. Kalau yang besar kan tidak bisa masuk. Kalau [untuk] daerah pegunungan [seperti ini lebih] cocok yang kecil kaya gini karena jalannya berkelok-kelok,” ujar Tito.

Ia berharap, kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan masyarakat selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung, baik dalam memenuhi kebutuhan air bersih maupun penanganan kondisi darurat.

Sementara itu, Safrizal menjelaskan, kendaraan tangki air tersebut memiliki kapasitas 4.000 liter dan dilengkapi sistem penyemprot bertekanan 3–4 bar yang mampu menjangkau hingga sekitar 30 meter. Dengan spesifikasi tersebut, kendaraan dapat digunakan untuk mendistribusikan air bersih ke hunian sementara (huntara), membersihkan lingkungan terdampak bencana, hingga membantu pemadaman kebakaran.

“Jadi untuk permukiman juga bisa digunakan. Juga bisa digunakan untuk memenuhi air di huntara,” jelas Safrizal.

Melalui dukungan sarana operasional tersebut, Satgas PRR dan Kemendagri berharap pelayanan dasar kepada masyarakat terdampak dapat berjalan lebih optimal, seiring upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh Tengah dan Bener Meriah.(lsi)

Sumber : Satgas PRR

Berita Terkait

Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional
Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045
Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan
Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:34 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Upayakan Proyek KPP Empat DOB Papua Masuk Program Strategis Nasional

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:24 WIB

Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:27 WIB

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:18 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS

Berita Terbaru