Tersangka Daycare Little Aresha Peragakan Dugaan Kekerasan Balita

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, ‎Jogja – Rekonstruksi kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, digelar penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Yogyakarta, Selasa (9/6/2026).
‎
Proses reka ulang ini menyita perhatian publik karena tersangka hadir langsung untuk memperagakan setiap adegan yang diduga dialami para korban balita.
‎
Pantauan di lokasi, rekonstruksi berlangsung tertutup di dalam ruang bermain anak.
‎
Boneka peraga yang diberi papan bertuliskan “ANAK KORBAN” diletakkan di atas matras warna-warni sebagai pengganti para balita yang menjadi korban dalam perkara tersebut.
‎
Petugas kepolisian tampak mengawal ketat jalannya kegiatan sejak pagi.
‎
Seorang tersangka yang mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan papan identitas bertuliskan “TERSANGKA” terlihat memperagakan langsung tindakan yang diduga dilakukan terhadap anak-anak di tempat penitipan tersebut.
‎
Sejumlah jaksa dari Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan Tinggi DIY turut mencermati setiap detail adegan yang diperagakan.
‎
Ps Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Dani Hasan membenarkan pelaksanaan rekonstruksi tersebut.
‎
“Disampaikan bahwa Penyidik PPA Polresta Jogja bersama dengan Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi akan melaksanakan rekonstruksi tindak pidana kekerasan terhadap anak yang terjadi di Daycare Little Aresha pada Selasa tanggal 9 Juni 2026 sekira pukul 10.00 WIB,” ujar Iptu Dani Hasan melalui pesan singkat kepada wartawan.
‎
Menurut Dani, kehadiran tersangka menjadi bagian penting dalam proses pembuktian perkara.
‎
“Rekonstruksi dilakukan untuk mencocokkan keterangan yang telah tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan,” katanya.
‎
Proses itu juga diharapkan dapat memperjelas konstruksi perkara sebelum berkas dilimpahkan ke tahap berikutnya.
‎
Hingga siang hari, rekonstruksi masih berlangsung dengan pengamanan ketat. Polisi belum membeberkan jumlah total adegan yang diperagakan maupun kemungkinan adanya perkembangan baru terkait pihak lain yang diduga terlibat.
‎
“Seluruh tahapan masih berjalan dan akan diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkap sumber kepolisian di lokasi.
‎
Kasus ini terus menjadi sorotan masyarakat karena menyangkut keselamatan anak-anak di lingkungan penitipan.
‎
Publik kini menanti ketegasan aparat dalam menuntaskan perkara tersebut. Perkembangan terbaru, termasuk hasil rekonstruksi dan langkah hukum selanjutnya, akan terus dipantau seiring berjalannya proses penyidikan.(WAW)

Berita Terkait

Driver Maxim Gugat Program Turbo, DPRD DIY Desak Tindak Lanjut
Gantikan Almarhum Adrian Subagyo, Hari Prastowo Dilantik Jadi Anggota DPRD
‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Driver Maxim Gugat Program Turbo, DPRD DIY Desak Tindak Lanjut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Gantikan Almarhum Adrian Subagyo, Hari Prastowo Dilantik Jadi Anggota DPRD

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Berita Terbaru

Yogyakarta

Harda Kiswaya Gaungkan Kerukunan Lewat Pesparawi Sleman 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:41 WIB

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Dorong Langen Beksan Jaga Warisan Budaya

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:37 WIB

Jawa Tengah

Ribuan Massa GPK Kepung Borobudur, Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:32 WIB

Yogyakarta

KAI Buka Tiket Desember, Penumpang Wajib Cek Perubahan Jadwal

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:28 WIB