Lansia Balecatur Bergerak, Alarm Bunuh Diri Kini Menggema Keras

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Puluhan lansia di Perumahan Griya Gejawan Indah, Temuwuh Lor, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping, Sleman mengikuti pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan gratis di Balai Pertemuan RT 06, Sabtu (16/5/2026).

Sebanyak 31 lansia tampak antusias mengikuti cek tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol dalam kegiatan kolaborasi Posyandu Lansia Werda Mandiri, Puskesmas Gamping 1, dan program Desa Ramah Lansia Rumah Zakat.

Namun kegiatan itu tak sekadar membahas kesehatan fisik. Isu kesehatan mental menjadi sorotan utama menyusul meningkatnya kasus bunuh diri lansia di wilayah selatan Gamping dalam dua bulan terakhir.

“Kasus ini menjadi perhatian serius. Sebagian dipicu faktor kesehatan dan persoalan keluarga yang membuat lansia merasa tertekan serta kehilangan harapan,” ujar Koordinator Tim Medis Puskesmas Gamping, Ernawati.

Penyuluhan kesehatan mental diisi Kartika Fatma Purnaditya dari tim medis Puskesmas Gamping. Dalam pemaparannya, para lansia diajak tetap aktif bersosialisasi, menjaga semangat hidup, dan tidak memendam persoalan sendirian.

“Lansia harus tetap merasa punya teman, punya ruang cerita, dan tetap dihargai keberadaannya,” katanya di hadapan peserta.

Ernawati menegaskan lansia merupakan kelompok rentan mengalami tekanan psikologis, terutama ketika menghadapi penyakit kronis maupun minim dukungan keluarga.

Menurutnya, kesepian menjadi salah satu faktor yang sering luput diperhatikan masyarakat.

“Pendampingan dan perhatian sederhana sangat penting agar lansia tidak merasa sendirian menghadapi hidup,” ungkapnya.

Ketua Posyandu Lansia Werda Mandiri Griya Gejawan Indah, Nikmah Handayani menyebut kegiatan rutin seperti ini sangat dibutuhkan warga lanjut usia.

Ia berharap pemeriksaan kesehatan sekaligus edukasi mental dapat terus berjalan agar lansia tetap sehat dan bahagia menjalani masa tua.

“Lansia bukan hanya perlu sehat fisik, tetapi juga sehat pikiran dan perasaannya,” katanya.

Melalui kegiatan sederhana tingkat kampung tersebut, warga Balecatur mencoba menyuarakan pesan penting bahwa kesehatan mental lansia tak boleh diabaikan.

Kehadiran komunitas, ruang berbagi, hingga perhatian keluarga diyakini mampu menjadi benteng pencegah depresi dan tindakan nekat di usia senja.

“Perhatian kecil bisa menjadi penyelamat besar bagi lansia,” tutup Nikmah. (adr)

Berita Terkait

Pentingnya Penguasaan AI dan Networking untuk Persiapan Karier Mahasiswa
Milad ke-45, UMY Dorong Kampus Bergerak Cepat Hadapi Tantangan Society 5.0
Islamic Entrepreneurial University Dinilai Jadi Kunci Daya Saing Generasi Muda di Era Digital
Pria Bawa Sajam Usai Mangkir Bayar Kencan Diamuk Massa
Rey’s Mediterranean Kitchen Guncang Palagan, Sajikan Kuliner Mewah Penuh Warna
Depok Juara PKBN MEMBERLIDI Sleman, Kader PKK Panen Apresiasi
Sopir Bus Semarang Meninggal Mendadak Usai Antar Wisatawan Gunungkidul
Kenaikan Yesus Dimaknai Amanat Perjuangkan Keadilan dan Kedamaian Sosial

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:43 WIB

Lansia Balecatur Bergerak, Alarm Bunuh Diri Kini Menggema Keras

Sabtu, 16 Mei 2026 - 14:15 WIB

Pentingnya Penguasaan AI dan Networking untuk Persiapan Karier Mahasiswa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 13:11 WIB

Milad ke-45, UMY Dorong Kampus Bergerak Cepat Hadapi Tantangan Society 5.0

Sabtu, 16 Mei 2026 - 09:36 WIB

Pria Bawa Sajam Usai Mangkir Bayar Kencan Diamuk Massa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:29 WIB

Rey’s Mediterranean Kitchen Guncang Palagan, Sajikan Kuliner Mewah Penuh Warna

Berita Terbaru