STAK Yogyakarta Bedah Rumah, Gotong Royong Bangkitkan Solidaritas Warga

Senin, 11 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Semangat gotong royong kembali digaungkan Yayasan STAK Yogyakarta melalui aksi bedah rumah milik Ibu Lujinem Parmini di kawasan Jombor Kidul, Sinduadi, Mlati, Sleman, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan sosial ini melibatkan pengurus, relawan, komunitas, hingga warga sekitar yang bahu membahu membongkar atap rumah yang sudah lapuk dan dinilai membahayakan penghuninya.

Ketua Umum Sigit Cemo menegaskan kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian STAK terhadap anggota dan masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan. “

Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Ini bukan sekadar bongkar rumah, tapi bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan,” ujarnya.

Menurut Sigit, budaya gotong royong saat ini mulai terkikis perkembangan zaman sehingga perlu dihidupkan kembali.

“Gotong royong adalah warisan leluhur bangsa Indonesia yang jangan sampai hilang. Kami ingin budaya ini kembali hidup melalui aksi nyata bersama warga, komunitas, relawan, dan ormas,” katanya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB itu melibatkan Team Bedah Rumah STAK, pengurus yayasan, warga Jombor Kidul, hingga lintas komunitas dan relawan DIY.

Bendahara Umum Saryanto menyebut proses pembangunan diperkirakan berlangsung selama 7 hingga 15 hari karena rumah tersebut juga akan dibuatkan kamar tambahan untuk kedua anak Ibu Lujinem.

“Rumah ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan, terutama bagian atap yang rapuh dimakan usia. Kami berupaya agar keluarga ini nantinya bisa tinggal lebih aman, nyaman, dan layak huni,” ungkap Saryanto.

Ia menambahkan proses pengerjaan dilakukan setiap hari dari pagi hingga malam secara bergantian sampai rumah benar-benar selesai diperbaiki.

Pengurus STAK Yogyakarta juga memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya berupa tenaga, tetapi juga dukungan dana sosial dari kas organisasi dan para donatur.

“Dana yang kami salurkan berasal dari para donatur dan orang-orang yang punya jiwa sosial tinggi. Semua kami upayakan tepat sasaran bagi warga yang benar-benar membutuhkan,” tutup Sigit Cemo. (adr)

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta Data Ulang Daycare, Puluhan Belum Kantongi Izin Operasional
Minuman Herbal Cair Saset Dinilai Praktis, Namun Konsumsi Berlebih Tetap Perlu Diwaspadai
Vatikan dan Muhammadiyah Siapkan MoU Perdamaian Lintas Agama Internasional
Arus Bawah PDIP Desak Pelunasan THR, Hak Pekerja Akhirnya Cair
Fakultas Hukum UWM Gencar Perkuat Polisi Pahami KUHP Nasional Baru
STAK Yogyakarta Bergerak Cepat, Pemotor Bocor Ban Asal Klaten Dibantu Gratis
Sleman Loyalitas Community (SLC) Dikukuhkan, Loyalitas Komunitas dan UMKM Makin Menggema
IMI DIY Ganjar Atlet Berprestasi, Legenda Time Rally DIY Bersinar

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Pemkot Yogyakarta Data Ulang Daycare, Puluhan Belum Kantongi Izin Operasional

Senin, 11 Mei 2026 - 15:27 WIB

Vatikan dan Muhammadiyah Siapkan MoU Perdamaian Lintas Agama Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 13:06 WIB

Arus Bawah PDIP Desak Pelunasan THR, Hak Pekerja Akhirnya Cair

Senin, 11 Mei 2026 - 09:08 WIB

Fakultas Hukum UWM Gencar Perkuat Polisi Pahami KUHP Nasional Baru

Senin, 11 Mei 2026 - 08:48 WIB

STAK Yogyakarta Bedah Rumah, Gotong Royong Bangkitkan Solidaritas Warga

Berita Terbaru