Pemkab Pandeglang Ingatkan OPD Jangan Mudah Percaya Permintaan Uang via Telepon

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Pasca pelantikan sembilan pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pejabat baru.

Modus penipuan tersebut dilakukan dengan cara menghubungi bagian keuangan maupun pegawai di beberapa dinas untuk meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan pejabat yang baru dilantik.

Salah satu OPD yang menjadi sasaran modus penipuan tersebut yakni Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskomsantik) Kabupaten Pandeglang.

“Kemarin ada oknum yang mengatasnamakan pimpinan kami yang baru untuk meminta sejumlah uang kepada bagian keuangan,” ungkap Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik Kabupaten Pandeglang Abdul Latif, Jumat (8/5/2026).

Menurut Abdul Latif, pihaknya langsung melakukan konfirmasi internal setelah menerima informasi tersebut dan memastikan bahwa permintaan uang tersebut bukan berasal dari pejabat yang bersangkutan.

“Kami langsung klarifikasi dan ternyata itu tidak benar. Kami mengimbau seluruh pegawai agar lebih berhati-hati apabila menerima telepon, pesan singkat maupun komunikasi lain yang mengatasnamakan pejabat tertentu,” katanya.

Ia menambahkan, modus serupa diduga juga menyasar beberapa OPD lainnya pasca pelantikan pejabat eselon II beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, seluruh pegawai diminta untuk tidak mudah percaya terhadap permintaan uang ataupun bantuan yang disampaikan melalui sambungan telepon maupun aplikasi pesan instan tanpa adanya konfirmasi resmi.

“Jangan langsung percaya apalagi sampai mentransfer uang. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya kepada yang bersangkutan atau melalui jalur resmi,” tambahnya.

Pihaknya juga mengingatkan masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN) untuk selalu waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang saat ini marak terjadi dengan memanfaatkan momentum tertentu, termasuk pelantikan pejabat.

“Jika menemukan atau mengalami kejadian serupa, kami harap segera melaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan korban lainnya,” pungkasnya.(*)

Berita Terkait

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot
Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan
UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor
Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah
Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan
Lewat Bancakan, Tinawati Andra Soni Perkenalkan Ragam Kuliner dan Budaya Banten ke Relawan Jepang
Update Penanganan Parkir Pancatama, Polda Banten Jelaskan Penetapan Tarif Parkir
Gubernur Andra Soni Ajak NasDem Perkuat Sinergi Akselerasi Pembangunan Banten

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PWI Kota Serang Dorong Regulasi Pariwisata Lebih Ketat, Miras dan Hiburan Malam Disorot

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Senam Bersama HUT RI, Tinawati Ajak Perkuat Persatuan dan Kebersamaan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:00 WIB

UMKM Banten Didorong Penuhi Standar Global dan Perluas Pasar Ekspor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Kapolda Banten Lepas 7 Personel Polda Banten ke Tanah Suci untuk Tunaikan Ibadah Umrah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Tujuh Personel Polda Banten Diberangkatkan Umrah, Kapolda Titip Pesan

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB