Pendataan Disabilitas Jadi Prioritas, Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Data dalam Perlindungan Hak Warga

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bandung – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan komitmen negara untuk memastikan tidak ada penyandang disabilitas yang terabaikan dalam pemenuhan hak asasi maupun pendataan kependudukan. Ia menekankan bahwa pendataan bukan sekadar urusan administratif, tetapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengakui dan melindungi seluruh warganya.

“Tidak boleh ada satu pun penyandang disabilitas yang tidak terdata, dan tidak boleh ada satu pun yang tidak mendapatkan haknya. Ini bukan slogan. Ini adalah standar kerja kita,” tegasnya dalam Kegiatan Advokasi Hak Pendataan Penyandang Disabilitas di Gedung Bangkit, Universitas Telkom, Bandung, Senin (20/4/2026).

Wiyagus menjelaskan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus memperkuat sistem pendataan yang inklusif dengan pendekatan berbasis nama, alamat, serta kondisi, termasuk pencatatan jenis disabilitas secara spesifik. Data tersebut diarahkan menjadi bagian dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) agar penyaluran bantuan dan layanan publik lebih tepat sasaran.

“Integrasi ini merupakan langkah penting untuk menyatukan berbagai sumber data menjadi satu rujukan nasional yang dapat digunakan oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, melalui penerbitan Permendagri Nomor 6 Tahun 2026 yang merevisi Permendagri Nomor 109 Tahun 2019, pemerintah resmi mengganti istilah “penyandang cacat” menjadi “penyandang disabilitas” sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016. Kebijakan ini juga didukung melalui kerja sama dengan Yayasan Thisable guna memperkuat pemenuhan hak serta akurasi pendataan penyandang disabilitas.

Dari sisi implementasi, Wiyagus turut memaparkan capaian Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) hingga 31 Desember 2025. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) di berbagai daerah, pemerintah telah menerbitkan dokumen kependudukan bagi 722.229 penyandang disabilitas melalui pendekatan jemput bola, yaitu petugas secara aktif mendatangi langsung untuk melakukan perekaman data dan pembaruan administrasi.

“Pembangunan yang inklusif hanya dapat terwujud apabila tidak ada satu pun warga negara yang tertinggal,” tambah Wiyagus.

Di akhir kegiatan, Wamendagri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi agar pemenuhan hak penyandang disabilitas menjadi bagian integral dari pembangunan nasional. Ia juga memberikan apresiasi kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND) dan Universitas Telkom atas peluncuran video edukasi terkait pemutakhiran data disabilitas.

“Inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemahaman publik serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pendataan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini turut dihadiri oleh Rektor Telkom University Suyanto, Ketua KND Rigmalia, Direktur Bandung Independent Living Center (BILiC) Zulhamka Julianto Kadir, serta perwakilan dari berbagai kementerian dan pemerintah daerah.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kerja Sama PT Mitra Patriot dan ICN Dukung Penataan Kabel Terintegrasi di Kota Bekasi
Tito Karnavian Dorong Percepatan Pendataan Huntap bagi Penyintas Bencana Aceh
Kasus Kekerasan Meningkat, Tri Tito Karnavian Tekankan Peran Pelajar dalam Pencegahan
Sinergi Forkopimda Ditekankan Mendagri untuk Hadapi Tantangan Ekonomi, Sosial, dan Bencana
Penyerahan Bantuan Keuangan Khusus Tandai Sinergi Daerah dalam Percepatan PRR Pascabencana Aceh
Mendagri: Lebih dari 60 Persen Masyarakat Terdampak Biaya Hidup, Inflasi Harus Dikendalikan
Pengelolaan Kota Harus Terencana, Mendagri Wanti-Wanti Dampak Urbanisasi
Pemda Diminta Tak Bergantung pada APBD, Kemendagri Dorong Skema Pembiayaan Alternatif

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:49 WIB

Kerja Sama PT Mitra Patriot dan ICN Dukung Penataan Kabel Terintegrasi di Kota Bekasi

Selasa, 21 April 2026 - 08:41 WIB

Tito Karnavian Dorong Percepatan Pendataan Huntap bagi Penyintas Bencana Aceh

Selasa, 21 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kekerasan Meningkat, Tri Tito Karnavian Tekankan Peran Pelajar dalam Pencegahan

Selasa, 21 April 2026 - 08:26 WIB

Pendataan Disabilitas Jadi Prioritas, Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Data dalam Perlindungan Hak Warga

Selasa, 21 April 2026 - 08:07 WIB

Sinergi Forkopimda Ditekankan Mendagri untuk Hadapi Tantangan Ekonomi, Sosial, dan Bencana

Berita Terbaru

Jogja

Sepak Bola Satukan Dosen Mahasiswa UMY, Kampus Makin Dekat

Selasa, 21 Apr 2026 - 10:58 WIB

Jogja

Tennis Room Package Loman Park Hotel Ajak Tamu Aktif

Selasa, 21 Apr 2026 - 09:40 WIB