Webinar UWM Bongkar Inovasi Pascapanen dan Keamanan Pangan 5.0

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Program Studi Teknologi Pangan Universitas Widya Mataram (UWM) menggelar webinar bertema inovasi pascapanen dan keamanan pangan di era industri 5.0, Sabtu (18/4).

Kegiatan ini diikuti 95 peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, hingga praktisi.

“Webinar ini menjadi ruang berbagi ilmu dan pengalaman terkait pengelolaan pangan yang lebih modern dan berkelanjutan,” ujar panitia dalam keterangannya.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UWM, Eman Darmawan, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas SDM di sektor pangan.

“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen akademik kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Eman.

Ia menambahkan, “Inovasi pascapanen dan sistem keamanan pangan harus adaptif terhadap perkembangan teknologi, terutama di era industri 5.0.”

Pada sesi pertama, Prof. Dwiyati Pujimulyani memaparkan inovasi pengolahan hasil pertanian.

“Produk pascapanen tidak boleh berhenti sebagai bahan mentah, tetapi harus diolah menjadi produk bernilai tambah,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengembangan olahan berbasis rempah yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menyehatkan.

“Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan generasi muda,” tambahnya.

Sesi kedua menghadirkan Dr. Cahyo Budiyanto yang membahas sistem keamanan pangan modern.

“Implementasi HACCP dan digital traceability menjadi kunci dalam menjamin keamanan pangan dari hulu ke hilir,” jelas Cahyo. Ia juga menyoroti peran teknologi.

“Pemanfaatan kecerdasan buatan bisa meningkatkan efektivitas pengawasan dan pengendalian mutu pangan,” katanya.

Webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi yang aktif dari peserta.

“Antusiasme peserta menunjukkan tingginya kepedulian terhadap isu pangan,” ujar penyelenggara.

Di akhir acara, peserta mendapatkan sertifikat digital.

“Harapannya, ilmu ini bisa langsung diterapkan untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tutup panitia. (andriyani)

Berita Terkait

Menko AHY Tekankan Pembangunan Inklusif saat Kunjungan ke DIY
‎Condongcatur Cetak Sejarah, 828 Pengurus RT RW Dikukuhkan Serentak ‎
Pembelajaran Multimodal Jadi Solusi Pendidikan Inklusif di SMA PGRI Yogyakarta
Dosen UMY Soroti Pentingnya Implementasi UU PPRT di Lapangan
UMY Perkuat Kontribusi Global Lewat Kuliah Umum di Charles Darwin University
Yoyock Suryo Soroti Arah Seni Rupa Kulon Progo Lewat Workshop
Workshop Seni Rupa Kulon Progo Dorong Perupa Bangkit Bersinergi
Pria Lansia Warga Bangka Belitung Ditemukan Tewas di Kos Klitren

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:12 WIB

Menko AHY Tekankan Pembangunan Inklusif saat Kunjungan ke DIY

Jumat, 24 April 2026 - 14:59 WIB

‎Condongcatur Cetak Sejarah, 828 Pengurus RT RW Dikukuhkan Serentak ‎

Jumat, 24 April 2026 - 14:38 WIB

Pembelajaran Multimodal Jadi Solusi Pendidikan Inklusif di SMA PGRI Yogyakarta

Jumat, 24 April 2026 - 13:37 WIB

Dosen UMY Soroti Pentingnya Implementasi UU PPRT di Lapangan

Jumat, 24 April 2026 - 12:34 WIB

Yoyock Suryo Soroti Arah Seni Rupa Kulon Progo Lewat Workshop

Berita Terbaru