Universitas Jayabaya Kukuhkan Prof. Harris Arthur Hedar sebagai Ketua Senat

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., resmi diangkat sebagai Ketua Senat Universitas Jayabaya. Pengangkatan ini berdasarkan keputusan Yayasan Jayabaya tertanggal 04 September 2025, untuk memperkuat kepemimpinan akademis dan meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Jayabaya yang telah meraih predikat Unggul sejak 24 Juni 2025.

Dikatakan Prof. Harris penggangkatan sebagai Ketua Senat Universitas Jayabaya merupakan bentuk apresiasi. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini juga amanah dan tentunya saya akan memberikan kontribusi yang nyata untuk universitas,” kata Prof. Harris.

Prof. Harris bukan sosok sembarangan. Pria asal Makassar ini, pernah menjadi Staf Ahli Bidang Hukum Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia pada tahun 2015-2019. Dia memiliki 12 gelar yang melekat pada namanya Prof. Dr. Harris Arthur Hedar S.H., M.H., CCD., CIRP., CTCL., CPCD., CCCS., C.Med., CMCL., CREL.

Dari gelar yang melekat pada namanya terdapat 12 gelar. Empat diantaranya merupakan gelar pendidikan formal mulai dari sarjana hukum, magister hukum hingga profesor hukum. Sementara delapan lainnya merupakan gelar non akademik atau sertifikat profesi.

Pria, kelahiran 24 Juni 1962, ini menyelesaikan gelar Sarjana dan Magister pada jurusan Hukum di Universitas Narotama Surabaya dan meraih gelar Doktor di jurusan yang sama di Universitas Jayabaya Jakarta.

Selain itu ia ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 8 Juni 2020.
Saat ini, ia juga dipercaya sebagai Head of Corporate Lawyer Lion Air Group sejak tahun 2006 hingga sekarang.

Prof. Harris juga merupakan Advokat pada Kantor Advokat DR Harris Arthur Hedar S.H, M.H dan Rekan sejak tahun 2013 hingga sekarang.(*)

Berita Terkait

Abdul Latif: Politik Dinasti Tak Bisa Dilihat Hitam Putih dalam Demokrasi
Robby Kurniawan Jalani Pemeriksaan KPK terkait Suap DJKA
Menko AHY Soroti Ancaman Banjir Rob dan Penurunan Tanah di Pantura
Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat
Menhan Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Tekankan Penguatan Bela Negara
Pemerintah ‘Gotong Royong’ Bangun Pendidikan di Indonesia
FOPI dan Dewan Pers Dorong Kolaborasi Media untuk Informasi Berkualitas
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, SMSI Tekankan Hak Mendirikan Media Dilindungi Hukum

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:46 WIB

Abdul Latif: Politik Dinasti Tak Bisa Dilihat Hitam Putih dalam Demokrasi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:09 WIB

Robby Kurniawan Jalani Pemeriksaan KPK terkait Suap DJKA

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:54 WIB

Menko AHY Soroti Ancaman Banjir Rob dan Penurunan Tanah di Pantura

Senin, 4 Mei 2026 - 09:59 WIB

Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

Senin, 4 Mei 2026 - 09:30 WIB

Menhan Tinjau Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Tekankan Penguatan Bela Negara

Berita Terbaru