Antisipasi Dampak Geopolitik Global, OPD Pandeglang Dorong Ketahanan UMKM

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PANDEGLANG – Dua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pandeglang menjadi narasumber dalam diskusi pada Bazar Ramadan Kadaharan Buka Puasa yang digelar Kelompok Kerja Wartawan (Porwan) Pandeglang.

Diskusi tersebut membahas ketahanan ekonomi masyarakat serta potensi dampak ketegangan geopolitik global, seperti konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, terhadap kondisi ekonomi.

Kegiatan itu mengusung tema pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna mendukung program unggulan Bupati Pandeglang, Bangga Kuliner Lokal (Bakul).

Dua OPD yang hadir sebagai pemateri yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Pandeglang.

Kepala Kesbangpol Pandeglang, Muklis Arifin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan sosialisasi ketahanan ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Melalui kegiatan ini kami mendorong penguatan peran UMKM sekaligus mendukung program Bakul agar pelaku usaha kecil bisa terus berkembang,” kata Muklis, Selasa 10 Maret 2026.

Menurutnya, kondisi geopolitik global dapat berdampak pada perekonomian, sehingga masyarakat perlu memperkuat ketahanan ekonomi agar lebih siap menghadapi berbagai kemungkinan ke depan.

Sementara itu, Pengawas Koperasi dan UMKM DKUPP Pandeglang, Doni Romdoni, menekankan pentingnya kesiapan pelaku UMKM dalam mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga bahan baku.

“Pelaku UMKM harus mulai mencari alternatif bahan baku dan berinovasi dalam proses produksi agar usaha tetap berjalan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pelaku usaha agar menyesuaikan jumlah produksi dengan permintaan pasar serta memperhatikan kemasan produk agar lebih menarik bagi konsumen.

Menurut Doni, DKUPP Pandeglang terus melakukan berbagai program pemberdayaan UMKM, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, digitalisasi pemasaran, hingga penggunaan QRIS untuk memperluas pasar.

“Harapannya produktivitas pelaku UMKM meningkat dan mampu memperkuat perekonomian masyarakat,” ucapnya. (Denni)

Berita Terkait

Peserta Muktamar NU Dilepas, Gubernur Andra Ajak Bawa Semangat Perjuangan Ulama Banten
Tinawati: Sekolah Sehat Jadi Fondasi Generasi Berkarakter dan Berprestasi
Forum Konsultasi Publik Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan RSUD Banten
Buka Rakernas IPPAT, Andra Soni Tekankan Transformasi Pelayanan Pertanahan
Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan
32 Tim Berlaga di Jawara Cup 1, Dewa United Bidik Talenta Muda Banten
Andra Soni Dorong Pembinaan Karate untuk Cetak Generasi Unggul
Kejurnas Hoki 2026 Jadi Bukti Kesiapan Banten Gelar Event Nasional

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Peserta Muktamar NU Dilepas, Gubernur Andra Ajak Bawa Semangat Perjuangan Ulama Banten

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Tinawati: Sekolah Sehat Jadi Fondasi Generasi Berkarakter dan Berprestasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Forum Konsultasi Publik Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan RSUD Banten

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Buka Rakernas IPPAT, Andra Soni Tekankan Transformasi Pelayanan Pertanahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Wagub Dimyati: Catur Bukan Sekadar Permainan, tetapi Mengajarkan Persaudaraan

Berita Terbaru

OPINI

Dari TPA Sampah ke Bank Pakan: Jawaban Krisis Pakan Ternak

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:57 WIB

Yogyakarta

Penumpang KAI Daop 6 Naik 23 Persen saat Libur Maulid Nabi

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:25 WIB

Yogyakarta

GPM Gunungkidul Rawat Tradisi, Bumikan Marhaenisme Rakyat di Petir

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:55 WIB