Dalam Safari Ramadan, Wagub Banten Serahkan Bantuan Rp10 Juta untuk Renovasi RTLH

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kabupaten Pandeglang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyerahkan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada empat warga dalam rangka Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten di Kabupaten Pandeglang, Jumat (6/3/2026).

Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan sebesar Rp10 juta.

Sebelum menyerahkan bantuan, Dimyati meninjau langsung kondisi rumah yang akan direnovasi sekaligus memastikan rumah tersebut benar-benar dihuni oleh penerima manfaat.

Menurutnya, bantuan RTLH diperuntukkan bagi rumah yang benar-benar ditinggali warga dan membutuhkan perbaikan agar menjadi hunian yang lebih sehat dan layak.
“Rumah yang kita bantu harus benar-benar dihuni, bukan dijadikan gudang. Bantuan ini digunakan untuk memperbaiki rumah agar menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak,” ujar Dimyati.

Di RT 03/01 Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, bantuan diserahkan kepada Rahman (74). Sementara di Kampung Pasekon, Kelurahan Pandeglang, bantuan diberikan kepada Ati Fadiah (60), Idrus (40), dan Yati (4).

Dimyati mengatakan, program bantuan RTLH merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terlebih di bulan Ramadan yang penuh dengan semangat kepedulian sosial.

“Kita bantu rumah tidak layak huni. Ramadan adalah bulan kepedulian sosial, bulan berbagi. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat,” katanya.

Melihat kondisi rumah semi permanen yang kurang layak huni, Dimyati menegaskan Pemprov Banten akan terus berupaya membantu masyarakat melalui program bantuan renovasi rumah.

Ia juga meminta camat dan lurah setempat untuk ikut mengawasi serta membantu proses administrasi selama pelaksanaan renovasi.
Selain itu, Dimyati mengajak masyarakat sekitar untuk bergotong royong membantu proses perbaikan rumah warga penerima manfaat.

“Peran RT dan masyarakat sangat penting. Gotong royong akan mempercepat proses renovasi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga sempat memborong dagangan cincau milik Idris Afandi (49) yang berjualan di depan musala saat rombongan meninjau rumah penerima bantuan di Kelurahan Juhut.

“Dibagikan ke masyarakat ya,” pesan Dimyati.
“Siap,” jawab Idris.

Idris kemudian mengemas cincau beserta gula merah cair dalam kantung plastik. Cincau tersebut dijual dengan harga Rp5 ribu per bungkus.
Ia mengaku senang dagangannya diborong oleh Wagub Banten. Dalam sehari, Idris biasanya mampu menjual sekitar 100 bungkus cincau yang merupakan hasil produksinya sendiri. (nrl)

 

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Polda Banten Imbau Pemudik Siapkan Tiket Sebelum Memasuki Kawasan Pelabuhan Merak
Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadan, DWP Banten Berikan 200 Paket Sembako
Polda Banten Perkuat Pengamanan Mudik dengan 39 Pos Pengamanan dan 10 Pos Pelayanan
Kapolda Banten Minta Personel Maksimalkan Pengamanan Mudik dan Arus Balik Lebaran
Hadiri Khotmil Qur’an, Wagub Banten Salurkan Bantuan untuk TPA dan Masjid Al-Furqon
Mitra 10 Hadapi Persaingan Ketat di Sektor Bahan Bangunan
Pemprov Banten Manfaatkan Safari Ramadan untuk Perkuat Komunikasi dan Program Pembangunan
Gen-Z Diminta Tak Hanya Konsumsi Konten, Tapi Ciptakan Narasi Positif

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:57 WIB

Polda Banten Imbau Pemudik Siapkan Tiket Sebelum Memasuki Kawasan Pelabuhan Merak

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:27 WIB

Dalam Safari Ramadan, Wagub Banten Serahkan Bantuan Rp10 Juta untuk Renovasi RTLH

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:57 WIB

Polda Banten Perkuat Pengamanan Mudik dengan 39 Pos Pengamanan dan 10 Pos Pelayanan

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Banten Minta Personel Maksimalkan Pengamanan Mudik dan Arus Balik Lebaran

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:12 WIB

Hadiri Khotmil Qur’an, Wagub Banten Salurkan Bantuan untuk TPA dan Masjid Al-Furqon

Berita Terbaru