Terbongkar! 3 Ton Sisik Trenggiling Disita, Ribuan Satwa Dibantai

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Pengungkapan penyelundupan lebih dari 3 ton sisik trenggiling di Jakarta International Container Terminal, Tanjung Priok, menuai apresiasi dari berbagai pihak.

Organisasi konservasi Geopix menilai langkah Bea Cukai Tanjung Priok tersebut sebagai bukti pentingnya pengawasan terhadap perdagangan satwa liar ilegal yang nilainya ditaksir mencapai sekitar Rp183 miliar.

Senior Wildlife Campaigner Geopix, Annisa Rahmawati, menyebut angka sitaan tersebut menyimpan tragedi besar bagi kelestarian satwa dilindungi di Indonesia.

“Lebih dari 15.000 hingga 24.000 ekor trenggiling diperkirakan telah dibantai untuk menghasilkan tiga ton sisik trenggiling yang disita ini,” ujarnya menanggapi temuan tersebut.

Menurut Annisa, perdagangan sisik trenggiling masih berlangsung dalam skala besar dan melibatkan jaringan lintas negara.

“Pengungkapan kasus ini menunjukkan bahwa perdagangan satwa liar ilegal masih berlangsung di Indonesia dalam skala besar dan menjadikan Indonesia sebagai target sumber bahan mentah sekaligus jalur perdagangan satwa liar ilegal,” tegasnya.

Ia menilai kondisi ini harus menjadi sinyal darurat bagi otoritas konservasi dan aparat penegak hukum.

“Penegakan hukum harus tegas, konsisten, dan tidak berhenti pada penyitaan barang saja, tetapi juga membongkar jaringan serta aktor utama di baliknya. Kami juga mendesak seluruh sisik trenggiling hasil sitaan dimusnahkan secara transparan agar tidak disalahgunakan,” pungkas Annisa.

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta Perkuat Pengawasan Izin dan Standar Layanan Penitipan Anak
UMY Soroti Paradoks Digitalisasi: e-KTP Ada, Layanan Masih Konvensional
Ahmad Sahide: Persepsi Ancaman Nuklir Iran Tidak Sepenuhnya Netral
Relawan Rumah Zakat Tembus Pesisir Baros Tebar Super Qurban
Hasto Tegaskan Arah Birokrasi Empatik dan Berkelanjutan dalam Pelantikan 106 Pejabat
Sultan Tekankan Transparansi dan Integritas Jadi Fondasi Pengelolaan Dana Kalurahan
Wali Kota Yogyakarta Tolak Aksi Main Hakim Sendiri Terkait Kasus Kekerasan Daycare
Bambu Roboh Picu Korsleting, Api Menyala di Ngaglik

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 09:54 WIB

Pemkot Yogyakarta Perkuat Pengawasan Izin dan Standar Layanan Penitipan Anak

Rabu, 29 April 2026 - 09:39 WIB

UMY Soroti Paradoks Digitalisasi: e-KTP Ada, Layanan Masih Konvensional

Rabu, 29 April 2026 - 08:58 WIB

Ahmad Sahide: Persepsi Ancaman Nuklir Iran Tidak Sepenuhnya Netral

Rabu, 29 April 2026 - 08:54 WIB

Relawan Rumah Zakat Tembus Pesisir Baros Tebar Super Qurban

Rabu, 29 April 2026 - 08:28 WIB

Hasto Tegaskan Arah Birokrasi Empatik dan Berkelanjutan dalam Pelantikan 106 Pejabat

Berita Terbaru