JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menegaskan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).
Penegasan itu disampaikan Wawan saat menghadiri kegiatan Laporan Kinerja Satlinmas di Ruang Bima, Balai Kota Yogyakarta, Rabu (4/2/2026). Menurut dia, keberadaan Linmas penting karena hadir langsung di tengah masyarakat dan bekerja secara sukarela.
“Linmas adalah bagian dari garda depan Trantibumlinmas. Mereka hadir bukan untuk dikenal, tetapi untuk bekerja. Sesuai taglinenya, ora perlu kondang sing penting tumandang,” ujar Wawan.
Ia menilai semangat pengabdian anggota Linmas menjadi kekuatan sosial yang tidak tergantikan. Karena itu, Pemerintah Kota Yogyakarta berkomitmen terus memberikan dukungan, baik melalui peningkatan kapasitas maupun perhatian terhadap peran Linmas di wilayah.
Wawan juga menyoroti perlunya peningkatan keterwakilan perempuan dalam keanggotaan Linmas. Saat ini, jumlah anggota perempuan masih sekitar 11 persen. Pemerintah Kota Yogyakarta menargetkan angka tersebut dapat meningkat hingga 20–30 persen.
“Pendekatan perempuan cenderung lebih humanis. Seperti seorang ibu yang mengingatkan anak-anaknya untuk taat aturan. Ini penting dalam menjaga ketertiban di masyarakat,” kata Wawan.
Selain itu, ia menyatakan akan lebih sering turun langsung ke wilayah kelurahan dan meminta Linmas aktif menyampaikan informasi kondisi lapangan kepada pemerintah kota. Menurut dia, Linmas berperan sebagai mata dan telinga pemerintah dalam membaca persoalan di tingkat komunitas.
“Saya akan lebih sering hadir di 45 kelurahan. Sampaikan apa yang terjadi di wilayah masing-masing, semacam belanja masalah, agar penanganan dan solusi bisa disusun lebih tepat,” tegasnya.
Wawan berharap sinergi antara pemerintah dan Linmas semakin kuat sehingga penanganan persoalan sosial, ketertiban, dan perlindungan masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Octo Noor Arafat menegaskan Satlinmas merupakan kekuatan berbasis kerelawanan yang perlu didukung secara berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia hingga pemenuhan sarana operasional.
“Satlinmas adalah garda terdepan di masyarakat. Karena itu harus disiapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan yang memadai, meskipun sifatnya relawan,” ujar Octo. (ihd)






