‎Ribuan Santri MBS Turun Membersihkan Masjid dan Lingkungan Warga

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Sleman – Sebanyak 2.500 santriwan, santriwati, dan tenaga pengajar Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta turun langsung ke lingkungan masyarakat sekitar dalam aksi bakti sosial dan kebersihan, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan ini menyasar 31 masjid dan 19 pedusunan di tiga kalurahan, yakni Bokoharjo, Sambirejo, dan Madurejo, dengan fokus pada pembersihan jalan, saluran irigasi, dan fasilitas ibadah.

Kepala PPM MBS Yogyakarta, Muhammad Fauzan Yakhsya, S.Hum, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter santri.

“Kami ingin santri tidak hanya kuat secara akademik dan spiritual, tetapi juga peka terhadap lingkungan sosialnya. Mereka harus hadir dan memberi manfaat,” ujarnya.

Menurut Fauzan, nilai-nilai yang selama ini diajarkan di pesantren sengaja dipraktikkan langsung di tengah masyarakat.

“Nilai keikhlasan, kemandirian, kerja sama, dan kekeluargaan itu harus hidup. Dengan terjun langsung, anak-anak belajar bertanggung jawab dan berempati,” katanya menambahkan.

Selain membersihkan area masjid, pihak PPM MBS Yogyakarta juga menyerahkan bantuan seperangkat alat kebersihan kepada pengurus masjid, seperti sapu, pel, ember, dan alat pembersih kaca.

Bantuan ini diharapkan membantu masjid dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Apresiasi datang dari masyarakat setempat. Kepala Dukuh Majasem, Bokoharjo, Ikhsan Fadlilah, menyampaikan terima kasih atas kontribusi para santri.

“Kami sangat terbantu. Santri ada yang menyapu, mengepel, membersihkan rumput. Lingkungan jadi lebih bersih. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan setiap tahun,” tuturnya.

(waw)

Berita Terkait

Dosen Hukum UMY Minta Operator Lebih Terbuka soal Sistem Kuota Internet
UMY Esport Sabet Juara di Vivat Fest, Bukti Solidnya Strategi dan Disiplin Tim
Baksos Sleman Bergerak, Ribuan Warga Terima Bantuan dan Santunan
IABI Gedor Kesadaran, UMY Perkuat Ketangguhan Hadapi Ancaman Bencana
Kasus Little Aresha Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Anak di Yogyakarta
Syauqi Desak Tuntas Kasus Daycare Yogya, Tiga Pilar Penanganan Digenjot
Syauqi Sidak Kesiapan Haji YIA, Tekankan Layanan Aman Nyaman
Sri Sultan Tegaskan Pentingnya Kearifan Lokal dalam Tata Kelola Bencana

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Dosen Hukum UMY Minta Operator Lebih Terbuka soal Sistem Kuota Internet

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:55 WIB

UMY Esport Sabet Juara di Vivat Fest, Bukti Solidnya Strategi dan Disiplin Tim

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:15 WIB

Baksos Sleman Bergerak, Ribuan Warga Terima Bantuan dan Santunan

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:11 WIB

IABI Gedor Kesadaran, UMY Perkuat Ketangguhan Hadapi Ancaman Bencana

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:16 WIB

Kasus Little Aresha Jadi Momentum Penguatan Perlindungan Anak di Yogyakarta

Berita Terbaru

Banten

PWI Dukung MA Ciptakan Pedoman Media yang Akuntabel

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:35 WIB

Nasional

Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara kepada CPNS 2026

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:08 WIB