Wamendagri Bima Arya Soroti Peran Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong para pelajar untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga kuat dari sisi karakter, di tengah dinamika dan ketidakpastian politik global. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara pada acara Sekolah Bogor Raya Model United Nations (SBRMUN) 2026 di Sekolah Bogor Raya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sambutannya, Bima menekankan bahwa dunia saat ini telah mengalami perubahan besar yang memungkinkan hadirnya berbagai kekuatan baru di tingkat global. Menurutnya, perubahan tersebut menuntut generasi muda untuk memiliki pemahaman geopolitik yang luas serta kemampuan beradaptasi yang tinggi.

Bima kemudian mengulas tantangan global yang ditandai dengan disrupsi teknologi dan munculnya aktor-aktor baru di luar struktur konvensional, baik dalam politik, ekonomi, maupun budaya populer. Menurutnya, fenomena ini menegaskan bahwa kepemimpinan ke depan tidak lagi selalu lahir dari jalur tradisional.

Ia mencontohkan bagaimana tokoh-tokoh dengan latar belakang nonpolitik dapat muncul sebagai pemimpin. Selain itu, perkembangan media sosial dan platform digital turut memengaruhi pembentukan opini publik dan kepemimpinan di era sekarang.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Indonesia berada di persimpangan jalan menuju Indonesia Emas 2045. Keberhasilan memanfaatkan bonus demografi dan keluar dari jebakan pendapatan menengah, menurutnya, sangat bergantung pada kualitas kepemimpinan generasi muda saat ini. “Adik-adik, Anda adalah pemimpin di tahun 2045,” ujarnya.

Bima menekankan, karakter merupakan fondasi utama kepemimpinan, bahkan lebih penting daripada kompetensi semata. “Saya selalu percaya dua hal yang menentukan nasib Anda. Yang pertama adalah kompetensi, ilmu, sains, pengetahuan Anda. Dan yang kedua adalah karakter,” katanya.

Ia menilai kegiatan Model United Nations menjadi sarana penting bagi pelajar untuk melatih karakter, kemampuan berdialog, dan menghadapi perbedaan sebagai bekal menjadi pemimpin masa depan. “Percayalah, Anda berada di jalan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Anda berada di jalan untuk menjadi seseorang yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga karakter,” pungkasnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Dorong Peta Jalan Demokrasi Digital untuk Pemilu 2029
Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden
Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah
Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains
Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan
Wamendagri Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Pengawasan agar APBD Lebih Produktif
Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:15 WIB

Wamendagri Bima Arya Dorong Peta Jalan Demokrasi Digital untuk Pemilu 2029

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terbaru