Wamendagri Bima Arya Tegaskan Pentingnya Pengendalian Tembakau dalam APCAT Summit 2026

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto membahas persiapan penyelenggaraan Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit 2026 yang akan digelar di Jakarta dalam pertemuan bersama panitia di pendopo kediamannya, Bogor, Jawa Barat (Jabar), Jumat (23/1/2026).

Bima menjelaskan, APCAT merupakan aliansi kepala daerah di kawasan Asia Pasifik yang berfokus pada penguatan peran pemerintah subnasional dalam isu kesehatan dan pembangunan, khususnya pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular.

“Pagi ini pertemuan dengan teman-teman APCAT. Ini adalah aliansi kepala daerah Asia Pasifik, di mana saya masih menjadi ketuanya. Intinya pertama terkait dengan rencana penyelenggaraan conference pada hari Minggu dan hari Senin di Jakarta,” ujar Bima.

Selain membahas teknis pelaksanaan, pertemuan tersebut juga menyinggung agenda regenerasi kepemimpinan dalam tubuh APCAT guna menjaga keberlanjutan komitmen organisasi.

“Di sana akan ada regenerasi pemilihan ketua baru untuk tetap menjaga konsistensi dari pengendalian tembakau dan juga pencegahan penyakit tidak menular,” jelasnya.

Menurut Bima, isu pengendalian tembakau menjadi relevan karena selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita yang menempatkan kesehatan masyarakat sebagai salah satu prioritas.

“Isu ini sangat penting, karena selaras dengan Asta Cita untuk mengendalikan tembakau juga zero poverty, dan mendukung agar anak-anak Indonesia semakin sehat,” tegasnya.

Ia menambahkan, APCAT Summit 2026 akan dihadiri puluhan kepala daerah dari Indonesia yang dinilai telah menjadi contoh dalam implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) melalui regulasi di daerah masing-masing, termasuk Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta.

“Dan salah satunya adalah Jakarta yang baru saja mengesahkan Perda KTR yang melakukan langkah monumental,” katanya.

Melalui pertemuan persiapan ini, Bima berharap APCAT Summit 2026 dapat menjadi forum strategis bagi kepala daerah di kawasan Asia Pasifik untuk memperkuat kolaborasi, berbagi praktik baik, serta mendorong kebijakan kesehatan publik yang berbasis komitmen dan bukti ilmiah.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Percepat Rehabilitasi Sumatera, Pemerintah Targetkan Penuntasan Huntap dan Pemulihan Ekonomi Nelayan
Cegah Kebocoran Anggaran Daerah, Wamendagri Wiyagus Minta Kualitas Audit Forensik Ditingkatkan
Lantik Pejabat Baru Kemendagri, Sekjen Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas dan Target Kerja Jelas
Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah
Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah
Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala BNPP Baru Pertajam Strategi Pengelolaan Kawasan Perbatasan
Tingkatkan Komunikasi Publik, Wamendagri Tegaskan Pentingnya Reformasi Peran Humas

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Percepat Rehabilitasi Sumatera, Pemerintah Targetkan Penuntasan Huntap dan Pemulihan Ekonomi Nelayan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Lantik Pejabat Baru Kemendagri, Sekjen Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas dan Target Kerja Jelas

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tak Surut Hadapi Kendala, Mendagri Instruksikan Akselerasi Penanganan Karhutla di Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Kunci Capai Target Ekonomi 8 Persen, Wamendagri Bima Arya Minta Perluasan Akses Keuangan Daerah

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Antisipasi Lonjakan Komoditas, Kemendagri Evaluasi Langkah Daerah Atasi Harga Cabai

Berita Terbaru