Kasatgas Pascabencana Tinjau SMA Negeri 2 Meureudu, Instruksikan Percepatan Pembersihan dan Renovasi

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pidie Jaya – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau kondisi SMA Negeri 2 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, yang masih dipenuhi lumpur mengeras akibat banjir yang terjadi pada akhir November 2025.

Dalam peninjauan tersebut, Tito menginstruksikan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, untuk segera membersihkan tumpukan lumpur yang mengeras di lingkungan sekolah agar aktivitas belajar mengajar bisa kembali normal.

Menurut Tito, proses belajar mengajar para siswa tidak boleh berlarut-larut terganggu. Karena itu, ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan Pemkab Pidie Jaya segera menyampaikan data rinci sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat untuk segera direnovasi. Data tersebut akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

Tito menegaskan, renovasi SMA Negeri 2 Meureudu harus menjadi prioritas. Ia tidak ingin para siswa terus-menerus belajar di tenda darurat atau ruang kelas yang tidak layak. Meski meminta para siswa untuk bersabar, Tito memastikan perbaikan gedung sekolah segera dilakukan.

“Ini (SMA Negeri 2 Meureudu) jadi prioritas. Itulah saya minta data dari TK, SD, SMP SMA [berikut] letaknya di mana,” kata Tito saat meninjau kondisi SMA Negeri 2 Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (21/1/2026).

Sementara itu, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mengaku, sudah mengumpulkan dan menyerahkan data sekolah yang rusak karena bencana banjir di Pidie Jaya kepada Pemprov Aceh.

Sebagai informasi, kunjungan Kasatgas Tito Karnavian ke Pidie Jaya merupakan rangkaian agenda meninjau progres rehabilitasi dan rekontruksi pascabencana di Aceh.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA, Wagub Aceh Fadhlullah, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, dan Wakil Bupati Pidie Jaya Hasan Basri.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden
Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah
Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains
Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045
Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan
Wamendagri Bima Arya Dorong DPRD Perkuat Pengawasan agar APBD Lebih Produktif
Perkuat Penanganan Bencana, Mendagri Ajak Pemda Tingkatkan Semangat Gotong Royong
Pacu Inovasi dan Kinerja, Kemendagri Apresiasi Pemda Berprestasi di Jawa-Bali

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Percepat Penanganan Gempa NTT, Kemendagri Kawal Penggunaan Bantuan Presiden

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Wamendagri Wiyagus: Pemanfaatan IMM Jadi Kunci Perkuat SDM Daerah

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Mendagri Tito: Pemimpin Kuat Harus Mampu Susun Kebijakan Berbasis Sains

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Wamendagri Ribka Sebut Indonesia Timur Punya Potensi Besar Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Brebes Jadikan Potensi Budaya sebagai Penggerak Pembangunan

Berita Terbaru