Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang, Mendagri Tito Karnavian Dorong Peran Aktif Praja IPDN

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Tangerang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menerapkan ilmu yang didapatkan di kampus guna membantu pemulihan pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan langsung kepada para praja IPDN yang ditugaskan ke Aceh di Bandar Udara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (3/1/2026).

“Adik-adik spesialisasi belajar ilmu pemerintahan. Praktekkan bersama dengan nanti ASN Kemendagri, pengasuh, untuk bantu menghidupkan pemerintahan kabupaten, kecamatan, desa-desa,” ujar Mendagri.

Mendagri menegaskan, penugasan praja IPDN ke Aceh merupakan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) yang terdampak bencana. Ia menjelaskan bahwa Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling berat.

Ia mengatakan, seluruh kecamatan di daerah tersebut terdampak, dan lebih dari 200 desa mengalami kerusakan. Bahkan, kantor pemerintahan kabupaten hingga desa masih dipenuhi lumpur, sistem administrasi terganggu, serta layanan kependudukan dan teknologi informasi belum berjalan optimal.

Mendagri menyampaikan bahwa penugasan ini merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan karena praja IPDN yang diberangkatkan telah dipilih dari ribuan praja lainnya. Menurutnya, pengalaman terjun langsung menangani persoalan pemerintahan pascabencana merupakan pengalaman langka yang belum tentu dapat dirasakan oleh semua orang.

“Adik-adik akan berhadapan langsung dengan masalah di lapangan. Praktikkan [ilmunya], bantu, dan jangan membuat masalah … jadi bawa nama baik IPDN, Institut Pemerintahan Dalam Negeri, institut kebanggaan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Mendagri menjelaskan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi para praja. Bahkan, kegiatan tersebut juga masuk dalam kurikulum pembelajaran sehingga menjadi bahan penilaian bagi praja.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mengapresiasi langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam mengirimkan praja IPDN ke daerah bencana. Bahkan, kata Mendagri, Presiden juga mendukung apabila sekolah kedinasan lain dapat mengerahkan siswanya untuk membantu daerah terdampak sesuai dengan keilmuannya masing-masing.

“Misalnya sekolah kedinasan di bidang perhubungan itu untuk melihat bagaimana sistem perhubungan, bandara ada yang terdampak enggak, pelabuhan termasuk pelabuhan-pelabuhan kecil,” jelasnya.(Ls)

Sumber :Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi
Akhiri Penantian 21 Tahun, Pemerintah Serahkan SHM kepada 441 Keluarga Transmigran Simeulue
Rakor Tingkat Menteri Sinkronkan Pengembangan Wilayah Bali dan Ekonomi Kreatif
AHY: Pembangunan Bali Harus Terpadu, Infrastruktur hingga Tata Ruang Tak Bisa Dipisahkan
Kemendagri Gandeng Pemda Percepat Verifikasi dan Validasi untuk Implementasi KDKMP
Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Pemulihan Infrastruktur Padang Pariaman Terus Dipercepat
Mitigasi Pascabanjir Tapteng, Satgas PRR Fokus Perkuat Tanggul Sungai
Kemendagri Minta Pemda Maksimalkan Pendataan Demi Penyaluran BSPS yang Tepat Sasaran

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:18 WIB

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Pemimpin Siap Hadapi Era Transformasi

Senin, 20 Juli 2026 - 22:39 WIB

Akhiri Penantian 21 Tahun, Pemerintah Serahkan SHM kepada 441 Keluarga Transmigran Simeulue

Senin, 20 Juli 2026 - 22:23 WIB

Rakor Tingkat Menteri Sinkronkan Pengembangan Wilayah Bali dan Ekonomi Kreatif

Senin, 20 Juli 2026 - 22:10 WIB

AHY: Pembangunan Bali Harus Terpadu, Infrastruktur hingga Tata Ruang Tak Bisa Dipisahkan

Senin, 20 Juli 2026 - 19:55 WIB

Kemendagri Gandeng Pemda Percepat Verifikasi dan Validasi untuk Implementasi KDKMP

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Keamanan yang Memberi Rasa Aman

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:11 WIB