1.300 Pisau Diasah Gratis, Pelatihan Qurban Sleman Diserbu Warga

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, SLEMAN – Semangat menyambut Iduladha 1447 Hijriah terasa begitu kuat di Masjid Sultan Agung Babadan Baru, Ahad (17/5/2026).

Ratusan warga dari berbagai daerah memadati lokasi kegiatan Pelatihan Asah Bilah dan Manajemen Qurban yang digelar kolaboratif oleh berbagai elemen masyarakat dan organisasi keagamaan.

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari saat registrasi dan penyerahan pisau untuk diasah gratis dibuka panitia.

Kegiatan ini terselenggara melalui sinergi Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapanewon Depok, IKAMABA Babadan Baru, Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kabupaten Sleman, Takmir Masjid Sultan Agung, Pemerintah Kalurahan Condongcatur, hingga Jaringan Jagal Indonesia.

Tidak hanya diikuti warga DIY, peserta juga datang dari luar daerah seperti Solo, Ngawi, dan Purworejo untuk mengikuti pelatihan manajemen qurban sekaligus layanan asah bilah profesional.

Ketua Panitia dari JULEHA Kabupaten Sleman, Jaka Purnama, mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya animo masyarakat.

“Kami sangat bersyukur kegiatan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Peserta datang dari berbagai daerah, bahkan luar DIY.

Ini menunjukkan kebutuhan edukasi tentang manajemen qurban dan teknik asah bilah memang sangat besar di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jaka, pelaksanaan qurban saat ini membutuhkan kesiapan yang semakin baik, mulai dari kualitas sumber daya manusia, ketajaman alat penyembelihan, hingga tata kelola distribusi daging yang higienis dan profesional.

“Pelaksanaan qurban harus aman, profesional, dan sesuai syariat. Karena itu pelatihan seperti ini penting agar masyarakat memahami standar penyembelihan yang baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua DMI Kapanewon Depok, KH Suryadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan qurban, baik dari sisi syariat, kebersihan, keamanan, maupun pelayanan kepada masyarakat.

Adapun Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, turut memberikan apresiasi kepada panitia, relawan, dan pemuda Babadan Baru yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan edukatif dengan dampak besar bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar pelatihan mengasah pisau, tetapi juga bagian dari edukasi umat dan penguatan nilai ibadah qurban.

Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ada sekitar 1.300 pisau yang diasah gratis dan 183 peserta mengikuti pelatihan manajemen qurban.

Bahkan peserta hadir dari luar DIY seperti Solo, Ngawi, dan Purworejo. Ini menunjukkan kegiatan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Reno.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian doorprize berupa pisau kelet, honing, stropping, kaos, hingga berbagai hadiah menarik lainnya kepada peserta. (adr)

Berita Terkait

Aisyiyah Resmikan 116 Posbakum, Perempuan Rentan Kini Didampingi
Milad Aisyiyah Gaungkan Dakwah Perempuan, Lawan Kekerasan dan Ketimpangan ‎
Danrem Pamungkas Tegaskan Prajurit Waspadai Krisis Energi dan Kekeringan Nasional
Dosen FEB UMY: Perbankan Syariah Harus Siap Hadapi Tekanan Pelemahan Rupiah
Musda KPPI DIY Gedor Regenerasi Politik Perempuan Berkeadilan Gender
‎Mahasiswa STAI Siliwangi Bandung Gegerkan Forum Internasional Tiga Negara ‎
Rektor UMY Blak-blakan Tolak Dapur MBG, DPR Ikut Bereaksi
‎Polri Panen Jagung Bantul, Ketahanan Pangan Nasional Kian Kokoh

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 13:40 WIB

Aisyiyah Resmikan 116 Posbakum, Perempuan Rentan Kini Didampingi

Senin, 18 Mei 2026 - 13:16 WIB

Milad Aisyiyah Gaungkan Dakwah Perempuan, Lawan Kekerasan dan Ketimpangan ‎

Senin, 18 Mei 2026 - 13:11 WIB

Danrem Pamungkas Tegaskan Prajurit Waspadai Krisis Energi dan Kekeringan Nasional

Senin, 18 Mei 2026 - 10:10 WIB

Dosen FEB UMY: Perbankan Syariah Harus Siap Hadapi Tekanan Pelemahan Rupiah

Senin, 18 Mei 2026 - 09:13 WIB

Musda KPPI DIY Gedor Regenerasi Politik Perempuan Berkeadilan Gender

Berita Terbaru