Yogyakarta Perluas Parkir Digital, 110 Titik Dilayani dengan Sistem Non-Tunai

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan penghargaan kepada juru parkir Bambang Nurulisa. (Dok Pemkot)

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo memberikan penghargaan kepada juru parkir Bambang Nurulisa. (Dok Pemkot)

JOGJAOKE.COM, Umbulharjo — Pemerintah Kota Yogyakarta memperluas layanan parkir digital dari 10 titik menjadi 110 titik. Langkah ini ditempuh untuk menekan kemacetan sekaligus menertibkan praktik parkir liar yang masih marak.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan hal itu usai memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan di Balai Kota Yogyakarta, Senin (22/9). “Sebagai penanda Hari Perhubungan sekaligus HUT Kota Yogyakarta, Dishub mendeclare 100 titik parkir digital tambahan. Targetnya bulan ini bisa terealisasi, menjelang peringatan hari jadi Kota Yogyakarta pada 6 Oktober,” ujar Hasto.

Menurut Hasto, digitalisasi parkir merupakan bagian dari penataan lalu lintas kota. Pemkot juga menyiapkan langkah lain, di antaranya penataan di kawasan Terminal Giwangan. Sebagian bus wisata akan diarahkan parkir di sana, lalu disediakan shuttle bus menuju pusat kota. “Uji coba akan dimulai awal tahun depan, setelah penyiapan lokasi rampung akhir tahun ini,” kata dia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho menambahkan, pihaknya terus mendorong percepatan digitalisasi, termasuk membina para juru parkir. Sebagai bentuk penghargaan, Dishub memberikan apresiasi kepada 15 juru parkir teladan yang konsisten menggunakan sistem pembayaran nontunai berbasis Qris.

“Kami ingin membangun budaya disiplin, baik seragam maupun pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, hingga akhir 2025, setidaknya 50 persen dari 785 jukir di Kota Yogyakarta sudah beralih ke sistem digital,” ujar Agus.

Salah satu penerima penghargaan, Muhammad Nurulisa, mengaku bangga mendapat apresiasi dari pemerintah. Ia berharap penghargaan serupa dapat memperkuat motivasi kerja para jukir. Terkait sistem pembayaran, Nurulisa menilai mekanisme Qris cukup mudah digunakan, meski masih perlu pengembangan. “Kalau bisa ditambah opsi tip atau fitur lain, pengguna tentu lebih nyaman,” ucapnya.

Berita Terkait

Siswa SD dan SMP Bekasi Harumkan Nama Daerah di Ajang Internasional
MES DIY Anugerahkan Penghargaan Ustaz Jazir, Inspirasi Ekonomi Syariah Masjid
Adaptasi Metabolik Saat Puasa, Dosen UMY Jelaskan Proses “Metabolic Switching” di Awal Ramadan
Dinkes Yogyakarta Ajak Warga Terapkan Pola Konsumsi Bertahap dari Magrib hingga Tarawih
Muhammad Tito Karnavian Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Aceh Tamiang
Prof Edy Tegaskan Stabilitas Ekonomi Kunci Ketahanan Pangan DIY
Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”
Pemerintah Daerah Kabupaten Serang Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 13:18 WIB

Siswa SD dan SMP Bekasi Harumkan Nama Daerah di Ajang Internasional

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

MES DIY Anugerahkan Penghargaan Ustaz Jazir, Inspirasi Ekonomi Syariah Masjid

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:12 WIB

Adaptasi Metabolik Saat Puasa, Dosen UMY Jelaskan Proses “Metabolic Switching” di Awal Ramadan

Senin, 23 Februari 2026 - 10:40 WIB

Dinkes Yogyakarta Ajak Warga Terapkan Pola Konsumsi Bertahap dari Magrib hingga Tarawih

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:33 WIB

Muhammad Tito Karnavian Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah Pascabencana di Aceh Tamiang

Berita Terbaru