Warga Perum Polda Rayakan Kemerdekaan, Jaga Pangan dan Kerukunan Bersama

Senin, 17 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Sleman – Warga Perum Polda RT.15, RW.03 Purwomartani Kalasan melaksanakan tirakatan HUT Kemerdekaan ke-81 dengan semangat kebersamaan, kerukunan, solidaritas, serta rasa syukur bersama malam penuh keakraban warga setempat.
‎
‎Ketua RT.15 Perum Polda, Eko Rizwanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat hubungan warga sekaligus menyampaikan harapan menghadapi berbagai tantangan kemerdekaan tahun ini.
‎
‎“Ini sebenarnya acara tirakatan 17 Agustus, dan kami membuatnya karena keresahan yang dirasakan warga,” ujar Eko dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026) malam.
‎
‎Menurut Eko, kondisi masyarakat menjadi alasan utama kegiatan dikemas sederhana, namun tetap menghadirkan semangat persatuan dan optimisme menyambut kemerdekaan di tengah suasana kemerdekaan.
‎
‎“Acara ini kami beri judul Gumregah Antum Berkah, berangkat dari kerukunan dan solidaritas yang kuat di RT.15 Perum Polda,” katanya sebagai semangat utama.
‎
‎“Perayaan HUT Kemerdekaan menjadi momen tahunan yang serius digarap teman-teman warga Perumpolda,” kata Eko, menegaskan pentingnya kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antar warga setempat.
‎
‎“Kebersamaan ini melibatkan seluruh warga untuk saling mendukung demi menyiapkan rangkaian Agustusan yang meriah, berkesan, dan bermakna,” ujarnya bagi seluruh warga RT.15
‎
‎Memasuki usia 81 tahun kemerdekaan Indonesia, warga RT 15 mengakui berbagai tantangan hidup tetap dirasakan masyarakat dalam keseharian mereka di tengah kondisi sosial.
‎
‎Namun, warga memilih tetap optimistis dan mensyukuri dua hal utama, yakni ketahanan pangan serta kerukunan yang terus dijaga bersama untuk menghadapi masa depan.
‎
‎“Kami meyakini bahwa selama masih bisa berbagi, harapan dan kekuatan akan selalu ada,” tegasnya menyampaikan semangat warga bagi seluruh warga setempat lainnya.
‎
‎Rangkaian perayaan tahun ini tidak banyak menghadirkan lomba untuk orang dewasa karena kondisi warga dinilai perlu menyesuaikan keadaan dan fokus pada anak-anak bersama.
‎
‎“Lomba tetap ada, tetapi untuk anak-anak saja. Untuk bapak-bapak tidak ada karena memang kondisinya sedang seperti ini,” jelasnya sesuai kemampuan warga saat ini.
‎
‎Meski sederhana, kegiatan anak-anak tetap dipertahankan sebagai ruang kegembiraan, sekaligus menjaga tradisi perayaan kemerdekaan di lingkungan warga setempat bagi anak-anak warga setempat pula.
‎
‎Setelah tirakatan, warga juga menyiapkan kirab dengan membawa gunungan berisi hasil bumi, sayur-mayur, serta berbagai bumbu dapur sebagai simbol syukur bersama warga.
‎
‎“Gunungan hasil bumi, sayur-mayur dan bumbu-bumbuan itu kami arak mengelilingi RW,” kata Eko menjelaskan rangkaian kegiatan tersebut sebagai bagian syukuran kemerdekaan warga tahun ini.
‎
‎Setiap RT nantinya mendapat bagian simbolis berupa tenggok yang digunakan ibu-ibu, sebagai bentuk syukur atas rezeki dan kebersamaan kepada warga setiap RT bersama.
‎
‎“Per RT kita kasih satu tenggok sebagai simbol syukur karena masih diberi rezeki dan semangat menatap Indonesia ke depan,” ujarnya menjaga kebersamaan warga.
‎
‎Melalui rangkaian sederhana tersebut, warga RT.15 Perum Polda ingin kemerdekaan tidak sekadar dirayakan, tetapi diwujudkan melalui kerukunan dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.(ady)

Berita Terkait

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono
‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta
Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat
‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton
Lestarikan Budaya Banten, Andra Soni Ingin Karnaval Panjang Mulud Digelar Berkelanjutan
Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas
Sidang Reno Bongkar Dugaan Sewa TKD, Negara Rugi Rp1,74 Miliar
‎Gusti Prabu Bongkar Polemik Bolosego, Parkir Alkid Disorot Publik

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:25 WIB

‎Malioboro Run 2026 Meledak, 8.000 Peserta Taklukkan Ikon Budaya Yogyakarta

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:20 WIB

‎Haul HB IX Menggugah Yogyakarta Hidupkan Kembali Warisan Perjuangan Keraton

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Lapangan Warak Diserbu Sampah Liar, Warga Desak Tindakan Tegas

Berita Terbaru

Yogyakarta

Langgeng Purnomo Jadi Kapolda DIY, Gantikan Anggoro Sukartono

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:29 WIB

Yogyakarta

Susanto Dorong Honor RT RW Bulanan, Naik dan Transportasi Rapat

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:20 WIB