Wamendagri Ribka Haluk Tindaklanjuti Arahan Mendagri dan Menteri PKP Terkait Aula STA/SMTK Tom Bozeman

Jumat, 6 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jayawijaya – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau kesiapan akhir pembangunan Aula Sekolah Tinggi Alkitab (STA)/Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Tom Bozeman, Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (6/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi pembangunan Aula STA/SMTK Tom Bozeman yang direncanakan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

Ribka menyampaikan bahwa pembangunan Aula STA/SMTK Tom Bozeman ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan sarana pendidikan keagamaan di Papua Pegunungan, termasuk rencana pembangunan aula sebagai fasilitas penunjang kegiatan akademik dan kemasyarakatan.

Kunjungan tersebut merupakan penugasan langsung dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait untuk mengecek kesiapan akhir lokasi pembangunan aula dimaksud.

“Jika tidak ada kendala terkait lokasi, maka pada bulan ini pembangunan Aula STA/SMTK Tom Bozeman akan segera dimulai. Target penyelesaiannya pada Agustus 2026. Untuk itu, kami mengharapkan dukungan penuh dari seluruh pihak, khususnya masyarakat setempat,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa anggaran pembangunan aula tersebut telah disiapkan oleh Kementerian PKP dengan nilai sebesar Rp3 miliar. Tahapan awal pembangunan akan segera dimulai dengan pekerjaan perataan lahan.

“Direncanakan pada hari Senin alat berat akan masuk ke lokasi untuk meratakan lahan pembangunan Aula STA/SMTK Tom Bozeman. Kami berharap dukungan dan kerja sama masyarakat agar proses pembangunan dapat berjalan lancar,” tambahnya.

Terkait penamaan aula, Ribka menyampaikan untuk sementara nama yang digunakan tetap Aula STA/SMTK Tom Bozeman. Usulan pemberian nama Aula Prabowo yang sempat muncul secara spontan saat kunjungan Menteri PKP bersama Mendagri beberapa waktu lalu masih dalam tahap pertimbangan.

“Penggunaan nama Presiden tentu harus melalui mekanisme dan izin resmi sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, hal tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut,” jelasnya.

Ribka kembali menegaskan pentingnya dukungan seluruh elemen masyarakat agar pembangunan Aula STA/SMTK Tom Bozeman dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pendidikan dan pelayanan keagamaan di Papua Pegunungan. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Ajak Daerah Manfaatkan APKASI Otonomi Expo 2026 untuk Tarik Investasi
Evaluasi Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemda Percepat Penyaluran
Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Generasi Muda Hadapi Disrupsi Digital
Urbanisasi Terus Berkembang, Bima Arya Dorong Pemkot Perkuat Tata Kelola Pemerintahan
Mendagri Tito Perkuat Penanganan Gempa NTT, Tim Asistensi Kawal Pemanfaatan Bantuan Presiden
Dampak Gempa NTT Ditangani, Mendagri Tito Pastikan Adminduk dan Bantuan Presiden Tersalurkan
Hak Sipil Korban Gempa NTT Dipulihkan, Dukcapil Terbitkan Ribuan Dokumen Kependudukan
Pameran Roepa Merdeka Tampilkan Kreativitas Seni Instalasi DWP BIN, Dekranas Beri Apresiasi

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:13 WIB

Wamendagri Bima Arya Ajak Daerah Manfaatkan APKASI Otonomi Expo 2026 untuk Tarik Investasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:40 WIB

Evaluasi Dana Otsus Tahap II, Wamendagri Ribka Haluk Desak Pemda Percepat Penyaluran

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Peran Strategis Generasi Muda Hadapi Disrupsi Digital

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Urbanisasi Terus Berkembang, Bima Arya Dorong Pemkot Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Mendagri Tito Perkuat Penanganan Gempa NTT, Tim Asistensi Kawal Pemanfaatan Bantuan Presiden

Berita Terbaru

Yogyakarta

Siapa Botok? Aktivis Pati yang Berani Melawan Kebijakan Penguasa

Kamis, 27 Agu 2026 - 16:20 WIB