Wamendagri Bima Ingatkan ASN untuk Menjaga Karakter, Silaturahmi, dan Profesionalisme

Minggu, 30 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Balikpapan – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya sikap rendah hati dan kemampuan menjaga silaturahmi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, kedua hal tersebut menjadi fondasi yang mampu membawa ASN meraih kesuksesan sekaligus mempertahankan posisi strategisnya dalam melayani masyarakat.

“Dari silaturahmi yang dibangun, [ada tangan-tangan] yang mengangkat seseorang ke puncak, tapi ada juga tangan dan doa [orang lain] untuk mencegah seseorang jatuh ke jurang,” katanya kepada para ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan di BSCC Dome Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (29/11/2025).

Dalam acara yang merupakan bagian dari peringatan HUT ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tersebut, Bima menjelaskan bahwa perjalanan karier ASN tidak hanya ditentukan oleh kompetensi, tetapi juga oleh kekuatan karakter. Ia mencontohkan sosok Profesor Purnomo Yusgiantoro, akademisi sekaligus politikus yang dinilainya memiliki rekam jejak yang baik dan layak menjadi panutan ASN saat ini.

“Ini adalah contoh ASN yang stay on top dalam waktu lama. Mengalami enam presiden. Mengabdi bekerja melayani enam presiden,” ujarnya.

Selain membangun karakter, Bima mengajak ASN untuk selalu menjaga pikiran positif. Ia menilai, energi positif akan memengaruhi kualitas kerja dan hubungan sosial.

Bima juga menyoroti pentingnya kemampuan ASN dalam menciptakan momentum. Menurutnya, ASN yang mampu membaca peluang dan meningkatkan kapasitas diri secara konsisten akan memberikan kontribusi positif bagi organisasi.

“Momentum adalah sesuatu yang bisa bergerak dengan cepat, menjemput semua peluang serta selalu menambah kualitas dan kapasitas diri. Itu momentum. Momentum itu tidak ditunggu, tapi diciptakan dan direbut,” pungkasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Tidak Boleh Mudah Terpengaruh Tekanan Kelompok
Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Dikebut, Jembatan Fungsional Capai 67 Persen
Pemulihan Pascabencana Aceh hingga Sumbar Dipercepat, Anggaran Rp10,6 Triliun Sudah Disalurkan
Wamendagri Bima Arya Soroti Pentingnya Big Data Real-Time untuk Kerja Sama Antardaerah
Dalam 5 Minggu, Lampung Selatan Tembus 92 Persen Capaian Imunisasi Zero Dose
TP PKK dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi Tangani Anak Belum Imunisasi
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Pemda Tak Bisa Lagi Bekerja Sendiri dalam Pembangunan
Presiden Prabowo Dorong Penanganan Sampah Lewat Teknologi Pengolah Energi Listrik

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Tidak Boleh Mudah Terpengaruh Tekanan Kelompok

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:38 WIB

Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Dikebut, Jembatan Fungsional Capai 67 Persen

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:33 WIB

Pemulihan Pascabencana Aceh hingga Sumbar Dipercepat, Anggaran Rp10,6 Triliun Sudah Disalurkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:19 WIB

Wamendagri Bima Arya Soroti Pentingnya Big Data Real-Time untuk Kerja Sama Antardaerah

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:13 WIB

Dalam 5 Minggu, Lampung Selatan Tembus 92 Persen Capaian Imunisasi Zero Dose

Berita Terbaru