Wamendagri Bima Arya Tekankan Akselerasi Program Prioritas Pemerintah dalam Raker Komisi II DPR

Selasa, 25 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmennya dalam mengawal percepatan pelaksanaan berbagai program strategis nasional. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto pada Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Bima memaparkan dukungan penuh Kemendagri terhadap berbagai program strategis nasional yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut antara lain terlihat pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menjelaskan, Kemendagri bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh daerah. Ketiga instansi juga telah menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait percepatan pembangunan SPPG, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Jadi kami percepat lokasi-lokasi percepatan titik SPPG ini terutama di daerah 3T,” ujar Bima.

Selama satu tahun terakhir, Kemendagri juga konsisten mendorong pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih. Kemendagri turut fokus meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan daerah, termasuk camat, kepala desa, dan lurah, guna menyukseskan program tersebut.

Selain itu, Kemendagri telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk melakukan pendataan lahan pemerintah yang ada di daerah dalam rangka mendukung infrastruktur Kopdeskel. “Jadi Satgas dari Kemendagri ini fokus kepada perkembangan pendataan lahan-lahan. Ada lahan milik desa/kabupaten, ada lahan milik kementerian/lembaga, BUMN yang [bisa] diproses untuk kemudian dibangun Kopdesnya,” terang Bima.

Bima menambahkan bahwa Kemendagri juga memberikan dukungan terhadap program Cek Kesehatan Gratis yang melayani masyarakat di seluruh daerah. Kemendagri mengawal agar program tersebut berjalan dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Selain itu, Kemendagri turut mengawal penanganan tuberkulosis melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah.

Untuk Program Tiga Juta Rumah, Kemendagri berkomitmen mempermudah akses perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Langkah tersebut dilakukan melalui pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi MBR, termasuk percepatan layanan kedua urusan tersebut.

“Jadi Pak Menteri memberikan atensi khusus, beliau langsung turun ke lapangan mengawal ini, mempercepat proses perizinannya dan aturan-aturan yang memudahkan,” jelasnya.

Dukungan juga diberikan kepada program Sekolah Unggul Garuda dan Sekolah Rakyat. Kemendagri meminta Pemda memfasilitasi pelaksanaan program tersebut, antara lain melalui penyediaan lahan, dukungan aset daerah, hingga ketersediaan tenaga pengajar.

Di sisi lain, guna mendukung swasembada pangan, Kemendagri fokus melakukan pengawasan terhadap ketersediaan irigasi di daerah, tata kelola pupuk, serta koordinasi pencegahan alih fungsi lahan. Kemendagri juga mendukung penanganan sampah melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk penerapan model waste to energy.

“Nah itu adalah dukungan kami bagi program prioritas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bima turut memaparkan berbagai program kerja di lingkungan Kemendagri, mulai dari pengendalian inflasi, penguatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), fasilitasi perumusan kebijakan daerah, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia aparatur.

Turut hadir dalam forum tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, Wamendagri Ribka Haluk, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, serta pejabat terkait lainnya. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tekankan Gotong Royong Lintas Kementerian dalam Penanganan Pascabencana Sumatera
Kemendagri Buka Layanan Adminduk Terpadu bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh Utara
Mendagri Minta Dukungan Kementerian untuk Pemulihan Ekonomi dan Layanan Publik Pascabencana
Ketua Umum KONI Pusat Lantik Pengurus PP Perwosi Masa Bakti 2025–2029
Wamendagri Bima: Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Berdampak Signifikan bagi Ekonomi Nasional
Wapres Gibran Tinjau Pendidikan, Perikanan, dan Program MBG di Papua Pegunungan
Mendagri Tito Karnavian Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kemendagri
Penguatan Kemandirian Fiskal Dinilai Mendagri Tito Karnavian Menentukan Daya Saing dan Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:30 WIB

Mendagri Tekankan Gotong Royong Lintas Kementerian dalam Penanganan Pascabencana Sumatera

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:27 WIB

Kemendagri Buka Layanan Adminduk Terpadu bagi Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh Utara

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:19 WIB

Mendagri Minta Dukungan Kementerian untuk Pemulihan Ekonomi dan Layanan Publik Pascabencana

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:11 WIB

Ketua Umum KONI Pusat Lantik Pengurus PP Perwosi Masa Bakti 2025–2029

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:01 WIB

Wamendagri Bima: Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Berdampak Signifikan bagi Ekonomi Nasional

Berita Terbaru

Jawa Barat

Kepala Desa Tajursindang Bantah Tudingan Penyelewengan Dana Desa

Jumat, 16 Jan 2026 - 13:03 WIB