Wamendagri Akhmad Wiyagus Tegaskan Tiga Fokus Utama Forkopimda Jaga Stabilitas Pemerintahan Daerah

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Surabaya — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya tiga fokus utama bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan keamanan di daerah. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Forkopimcam se-Jawa Timur (Jatim) di Grand City Convention and Exhibition, Surabaya, Jatim, Selasa (4/11/2025).

Dalam sambutannya, Wiyagus menegaskan bahwa keberadaan Forkopimda memiliki dasar hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Forum ini berperan strategis sebagai ruang koordinasi untuk menyinergikan fungsi pemerintahan, penegakan hukum, serta pelayanan publik, sehingga kebijakan nasional dapat dijalankan secara efektif hingga tingkat daerah.

Ia menambahkan, di dalam UU tersebut ditetapkan tiga cakupan penyelenggaraan urusan pemerintahan, yaitu absolut, konkuren, dan pemerintahan umum. “Dalam kerangka urusan pemerintahan umum inilah Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dibentuk sebagai wadah strategis untuk mengintegrasikan fungsi pemerintahan, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Wiyagus, Forkopimda memiliki mandat konstitusional untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan ketertiban penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus memastikan terpenuhinya layanan dasar bagi masyarakat. Dengan sinergi lintas unsur, Forkopimda memainkan peran kunci dalam memelihara situasi kondusif, mencegah potensi gangguan keamanan, serta mendorong pemerataan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus menekankan tiga fokus yang perlu diperhatikan seluruh jajaran Forkopimda. Pertama, memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menegaskan kembali, kebijakan nasional hanya akan efektif apabila diterjemahkan dalam langkah konkret di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

Kedua, Forkopimda harus responsif menghadapi tantangan daerah, mulai dari penanganan krisis kesehatan, pengendalian inflasi, hingga pencegahan konflik sosial. Untuk itu, deteksi dini, respons cepat, dan langkah pencegahan kolektif menjadi sangat penting.

“Saya mendorong seluruh unsur Forkopimda untuk selalu siaga, melakukan identifikasi dini, dan mengedepankan langkah-langkah preventif,” tegasnya.

Ketiga, sambung Wiyagus, menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dan ketertiban umum. Ia berharap kebebasan yang dijamin negara dapat diekspresikan dalam koridor hukum, sehingga stabilitas dan ketertiban sosial tetap terjaga.

Selain itu, Forkopimda juga diharapkan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan Asta Cita dan berbagai program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan mutu layanan publik dan percepatan pembangunan di daerah.

Tak ketinggalan, Wiyagus mengajak seluruh unsur Forkopimda di Jatim untuk semakin memperkuat kolaborasi dan memastikan forum koordinasi bukan hanya menjadi kegiatan seremonial.

“Mari kita jadikan Forkopimda dan Forkopimcam bukan hanya forum seremonial, tetapi ruang kerja nyata yang menghasilkan kebijakan konkret dan solusi bagi masalah-masalah daerah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut hadir di antaranya Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, serta jajaran Forkopimda se-Provinsi Jatim. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK Tekankan Penguatan Layanan Posyandu pada Pelantikan Pengurus Papua Pegunungan
Mendagri Instruksikan Ketua TP PKK Papua Pegunungan Jalankan Amanah dengan Kepemimpinan Kuat
Mendagri Tekankan Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Pengukuhan ADPSI dan ASDEPSI
Pemerintah Pusat Siap Perkuat Dukungan untuk Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Perkuat Prioritas Anggaran demi Dampak Nyata ke Masyarakat
Wamendagri Wiyagus Soroti Pendidikan Karakter dan Fasilitas Pembelajaran di Sekolah Rakyat Banjarbaru
Mendagri Usulkan Dukungan Anggaran bagi Daerah Pemilik Geopark Berkapasitas Fiskal Lemah
Mendagri Tekankan Penguatan Ekosistem Olahraga dan Pemuda di Daerah

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:51 WIB

TP PKK Tekankan Penguatan Layanan Posyandu pada Pelantikan Pengurus Papua Pegunungan

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:11 WIB

Mendagri Instruksikan Ketua TP PKK Papua Pegunungan Jalankan Amanah dengan Kepemimpinan Kuat

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:03 WIB

Mendagri Tekankan Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Pengukuhan ADPSI dan ASDEPSI

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:38 WIB

Pemerintah Pusat Siap Perkuat Dukungan untuk Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:24 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Perkuat Prioritas Anggaran demi Dampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru