Wamenaker Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Kampus Jembatani Kesenjangan Keterampilan Lulusan

Jumat, 6 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jambi – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, serta dunia usaha dan dunia industri (DUDI) untuk menjembatani kesenjangan keterampilan dan ketidaksesuaian kompetensi antara lulusan dan kebutuhan DUDI.

Hal itu disampaikan Afriansyah saat memberikan Kuliah Umum bertajuk “Peluang dan Tantangan Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi” di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (6/11/2026).

Menurut Afriansyah, dinamika pasar kerja kini sangat dipengaruhi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan transisi ekonomi hijau. Karena itu, kolaborasi diperlukan agar kompetensi lulusan sejalan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Dengan kolaborasi, sertifikasi, dan penyelarasan (link and match), para lulusan akan jauh lebih siap diserap dunia usaha maupun membuka lapangan kerja sendiri,” kata Afriansyah.

Untuk calon wirausaha dan tenaga kerja, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyediakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN), Pemagangan Nasional (MagangHub), dan Talent and Innovation Hub (TIH), serta pelatihan upskilling dan reskilling untuk meningkatkan produktivitas.

“Melalui perluasan pelatihan vokasi, program pemagangan nasional, hingga pengembangan Talent and Innovation Hub, kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki wadah untuk berinovasi, berwirausaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi sesama,” ujarnya.

Afriansyah menyatakan bahwa upaya pemerintah tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi yang kuat. Untuk itu, demi terwujudnya ekosistem ketenagakerjaan yang berdaya saing tinggi, diperlukan kerja sama yang erat antara pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, serta dunia usaha dan industri.(lsi)

Sumber : Biro Humas Kemnaker

Berita Terkait

Siapkan Tenaga Kerja Siap Pakai, Menaker Gelar Pelatihan Vokasi Nasional di Cirebon
Kemnaker akan Selaraskan Pelatihan Vokasi dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Hilirisasi
Cegah Penyelewengan dan Data Ganda, Kemendagri Pacu Pemda Perbarui Data Bansos Berbasis Digital
Menaker Bagikan Lima Bekal Sukses Hadapi Persaingan Dunia Kerja kepada Siswa SMK
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 7 Dibuka hingga 11 November
Kemnaker Tetapkan Ketentuan BSU 2026, Pekerja Berhak Terima Bantuan Rp900 Ribu
Kawal Aspirasi Masyarakat Daerah, Kemendagri Dorong Pemetaan Masalah Bersama DPD RI
Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Minta Pemda Selaraskan Program Kerja Lewat UU SDI

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:57 WIB

Kemnaker akan Selaraskan Pelatihan Vokasi dengan Kebutuhan Tenaga Kerja Hilirisasi

Jumat, 6 November 2026 - 16:09 WIB

Wamenaker Tekankan Kolaborasi Pemerintah dan Kampus Jembatani Kesenjangan Keterampilan Lulusan

Jumat, 6 November 2026 - 14:32 WIB

Cegah Penyelewengan dan Data Ganda, Kemendagri Pacu Pemda Perbarui Data Bansos Berbasis Digital

Jumat, 6 November 2026 - 11:15 WIB

Menaker Bagikan Lima Bekal Sukses Hadapi Persaingan Dunia Kerja kepada Siswa SMK

Jumat, 6 November 2026 - 10:23 WIB

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 7 Dibuka hingga 11 November

Berita Terbaru

Kegiatan kuliah umum FH UMY yang turut mengundang Guru Besar ITS, Prof. Nur Aini Rakhmawati, S.Kom., M.Sc.Eng., Ph.D

Yogyakarta

AI dan Masa Depan Hukum: FH UMY Dorong Kolaborasi Teknologi

Sabtu, 7 Nov 2026 - 12:26 WIB

Yogyakarta

Malioboro Bergemuruh, Danrem Saksikan Parade Piala Raja HB X

Sabtu, 7 Nov 2026 - 09:15 WIB