Upaya Preventif Polda Banten: Edukasi Siswa Soal Makanan Layak Konsumsi

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Polda Banten melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melaksanakan pengecekan keamanan pangan (food safety) serta sosialisasi pemeriksaan makanan secara organoleptik atau menggunakan panca indera kepada para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SDN Drangong 1 Serang dan MTs Nurul Ikhlas Drangong, Kota Serang.

Kegiatan berlangsung di SPPG Polda Banten, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan tenaga ahli antara lain AKBP Maya Hitijahubessy, Kompol Asari, dr. Alvin, Pembina Basunajaya, Ahli Gizi Raisa Siti Zahra.

Tim Biddokes Polda Banten melakukan pemeriksaan bahan makanan menggunakan metode tes kit (laboratorium sederhana) untuk memastikan setiap menu MBG aman sebelum didistribusikan kepada para siswa.

Selain itu, edukasi metode organoleptik (non-lab) juga diberikan guna mengajarkan siswa mengenali makanan layak konsumsi melalui indera penglihatan, penciuman, dan perasa.

Irwasda Polda Banten Kombes Pol Hendra Kurniawan menyampaikan pentingnya edukasi keamanan makanan untuk mencegah potensi keracunan makanan di kalangan pelajar.

“Program MBG tidak hanya berhenti pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga memastikan keamanan makanan melalui pengecekan yang terukur. Dengan sosialisasi organoleptik, kami ingin membekali siswa kemampuan dasar untuk menilai makanan yang aman dikonsumsi. Ini adalah bagian dari mitigasi dini terhadap risiko keracunan,” ujar Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Dalam kegiatan tersebut, tim food safety MBG Biddokes Polda Banten memberikan demonstrasi kepada para siswa tentang cara sederhana mengecek makanan, seperti mengenali aroma tak wajar, perubahan warna, atau tekstur yang mencurigakan.

“Kami memastikan setiap menu yang keluar dari dapur SPPG telah melalui proses pemeriksaan baik secara laboratorium sederhana maupun pengecekan manual.

“Keamanan anak-anak penerima MBG adalah prioritas utama kami,” tambah Kombes Pol Hendra Kurniawan.

Dengan pendekatan edukatif ini, Polda Banten berharap para pelajar tidak hanya menerima manfaat gizi, tetapi juga memiliki kesadaran akan pentingnya keamanan makanan dalam kehidupan sehari-hari.

Nadin siswi MTs Nurul Ikhlas Kel. Drangong Kota Serang mengaku dirinya senang karna menambah wawasan untuk mengetahui makanan yang baik untuk dikonsumsi.

“Saya senang ikut kegiatan ini karena jadi tahu cara mengecek makanan yang baik. Sekarang saya tahu kalau makanan harus dilihat warnanya dan dicium baunya sebelum dimakan,”(Bidhumas)

Berita Terkait

Dimyati Ingatkan Pelajar untuk Menjaga Akhlak dan Raih Prestasi
Dukung KemenLH, Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Galakkan Penanaman Pohon
Andra Soni Dinobatkan sebagai Penggerak Pendidikan Inklusif Berkat Program Sekolah Gratis
Condongcatur Gaspol Digitalisasi, SIDES Percepat Layanan Publik Berbasis Data
Dosen FST UWM Digenjot Perkuat Reputasi Global Akademik Digital
Dukung Agenda Nasional, Wamen Ossy Tegaskan Pentingnya Progres KSPEAN di Papua Selatan
Langkah Nyata Jaga Ekosistem! Polda Banten Lepas 3.000 Bibit Nila di Danau Tasikardi
STAK Yogyakarta Apresiasi Polri, Bedah Rumah dan Bansos

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:13 WIB

Dimyati Ingatkan Pelajar untuk Menjaga Akhlak dan Raih Prestasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:05 WIB

Dukung KemenLH, Gerakan ‘Banten Teduh Tangerang Sejuk’ Galakkan Penanaman Pohon

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:01 WIB

Andra Soni Dinobatkan sebagai Penggerak Pendidikan Inklusif Berkat Program Sekolah Gratis

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:39 WIB

Condongcatur Gaspol Digitalisasi, SIDES Percepat Layanan Publik Berbasis Data

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:33 WIB

Dosen FST UWM Digenjot Perkuat Reputasi Global Akademik Digital

Berita Terbaru