JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Bulan Ramadhan kembali dimaknai sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial di lingkungan kampus. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyalurkan 4.000 paket takjil gratis setiap hari bagi mahasiswa selama 20 hari pada awal Ramadhan 1447 Hijriah.
Program yang dimulai Rabu (18/2/2026) itu dilaksanakan melalui dua skema distribusi, yakni layanan drive thru di Selasar Gedung AR Fachruddin A serta pembagian langsung di Masjid K.H. Ahmad Dahlan, Kampus Terpadu UMY. Skema ganda ini dirancang untuk menjangkau mahasiswa dengan beragam mobilitas.
Rektor UMY, Prof Achmad Nurmandi, menjelaskan, pembagian takjil rutin digelar setiap Ramadhan dengan mempertimbangkan dinamika aktivitas mahasiswa. Menurut dia, 20 hari pertama menjadi periode paling efektif karena sebagian mahasiswa biasanya mulai mudik memasuki 10 hari terakhir Ramadhan.
“Pelaksanaan efektif pada 20 hari awal Ramadhan karena mahasiswa masih aktif berkuliah dan beraktivitas di kampus. Setelah hari ke-15, jumlah penerima biasanya mulai menurun,” ujarnya.
Tak sekadar membagikan makanan berbuka, UMY juga menekankan aspek kualitas dan keseimbangan gizi. Menu yang disiapkan mencakup sumber protein hewani maupun nabati, sayur-mayur, vitamin, serta karbohidrat untuk menunjang pemulihan energi setelah berpuasa seharian.
“Mahasiswa tidak hanya sekadar berbuka, tetapi juga mendapatkan asupan sehat dan bergizi seimbang,” kata Achmad.
Mahasiswa Program Studi Keperawatan angkatan 2023, Lailia Alfi Nur Fathonah, menilai layanan drive thru memberikan kemudahan bagi mahasiswa yang membawa kendaraan. Sementara itu, pembagian di masjid memungkinkan mahasiswa berbuka sekaligus mengikuti pengajian atau berkumpul bersama teman.
“Dengan dua layanan, mahasiswa bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas masing-masing. Ini sangat membantu,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut terus dilanjutkan pada Ramadhan mendatang karena dinilai tidak hanya meringankan mahasiswa yang belum sempat membeli makanan, tetapi juga mencerminkan kepedulian kampus terhadap warganya. (aga/ihd)






