UMJ Gelar Seminar Nasional Bahas Penataan Sistem Pemilu Pasca Putusan MK

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). (Dok UMJ)

Ilustrasi - Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). (Dok UMJ)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada Jumat (5/9/2025) akan menggelar seminar nasional bertajuk ‘Penataan Sistem Pemilu Menjaga Daulat Rakyat’ di Hotel Jayakarta Hayam Wuruk, Jakarta. Seminar ini digelar menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan pemisahan Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal mulai 2029.

Kegiatan akan dibuka oleh Rektor UMJ, Prof Ma’mun Murod. Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs Firdaus, M.Si, dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan. Seminar dipandu oleh Djoni Gunanto.

Sejumlah narasumber dari unsur penyelenggara pemilu, parlemen, dan akademisi akan menjadi pembicara. Mereka antara lain anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Ratna Dewi Pettalolo, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Zulfikar Arse Sodikin, serta Komisioner KPU RI Idham Holik. Dari kalangan akademisi hadir Guru Besar FISIP UMJ Prof Taufiqurrahman dan pakar hukum Andi Kurniawan.

Seminar nasional ini diharapkan menjadi ruang diskusi strategis dalam merumuskan penataan sistem pemilu yang lebih efektif dan representatif. Dengan adanya pemisahan pemilu, sejumlah penyesuaian teknis maupun regulasi harus disiapkan agar tidak menimbulkan persoalan baru dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun mendatang.(*)

Berita Terkait

Audiensi dengan INT X Enterprise, Menteri Ekraf Perkuat Sinergi Industri Kreatif
Kementerian Ekraf Perkuat Sinergi Daerah melalui Kemitraan dengan Indonesia Creative Cities Network
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Dorong Kolaborasi Global Penguatan Ekosistem Musik Nasional
Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Sepakati Penyesuaian Batas Wilayah, Revisi Permendagri Segera Difinalisasi
Dr. Diding Wahyudin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum PSTI Jakarta Barat 2026–2030
JarNas Rekomendasikan Revisi UU TPPO dan Digitalisasi Penegakan Hukum pada 2026
HPN 2026 Banten Tinggalkan Jejak Positif bagi Penguatan Pers Nasional
Lampung Catat Predikat BB SAKIP 2025, RSJD Jadi Role Model Zona Integritas

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:47 WIB

Audiensi dengan INT X Enterprise, Menteri Ekraf Perkuat Sinergi Industri Kreatif

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:24 WIB

Kementerian Ekraf Perkuat Sinergi Daerah melalui Kemitraan dengan Indonesia Creative Cities Network

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:06 WIB

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya Dorong Kolaborasi Global Penguatan Ekosistem Musik Nasional

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:37 WIB

Pemkot Bekasi dan Pemprov DKI Sepakati Penyesuaian Batas Wilayah, Revisi Permendagri Segera Difinalisasi

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:01 WIB

Dr. Diding Wahyudin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua Umum PSTI Jakarta Barat 2026–2030

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB