Tri Tito Karnavian Puji Produk Lokal Minyak Kemiri, Soroti Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Belu – Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian memuji produk lokal unggulan minyak kemiri Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tri menjelaskan, Kabupaten Belu dikenal dengan banyaknya produksi kemiri. Hal ini menarik karena kemiri merupakan bagian dari minyak asiri yang berpeluang menjadi produk ekspor. Jika dikembangkan, produk ini memiliki potensi ekonomi yang besar, sekaligus mampu menggerakkan ibu-ibu rumah tangga di Kabupaten Belu.

“Nanti mungkin ada peningkatan-peningkatan dari dinas-dinas terkait. Mudah-mudahan Ibu Ketua [TP PKK Kabupaten Belu] bisa meminta unit kementerian bagaimana ini bisa dikembangkan dan menjadi produk lokal yang menjadi unggulan produk PKK,” kata Tri pada Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Minyak Kunir di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Belu, NTT, Kamis (16/4/2026).

Tri mengungkapkan, pelatihan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan ekonomi keluarga. Pemerintah pusat berharap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Belu dapat meningkat melalui pengembangan berbagai potensi daerah yang dimiliki.

“Salah satu sumber ekonomi keluarga, yaitu membuat minyak sendiri. Ini kalau dijual ibu-ibu Tik-Tok, pakai Tik-Tok tapi jangan sampai guling-guling di jalan ya. Ini bisa potensi mendapatkan order dari seluruh Indonesia,” terangnya.

Ia menyebut, keunikan lain dalam pengelolaan minyak kemiri di Kabupaten Belu adalah proses pembuatannya yang masih dilakukan secara organik tanpa campuran bahan kimia. Dengan cara ini, minyak kemiri memiliki berbagai manfaat, khususnya untuk perawatan rambut, seperti membuat rambut lebih sehat, subur, dan mengkilap.

“Mudah-mudahan juga unggulan untuk Kabupaten Belu. Di mana semua masyarakat mempunyai kesempatan untuk memproduksi minyak kemiri. Karena kemirinya gampang didapatkan, tidak usah capek-capek membeli dari luar kabupaten,” ujarnya.

Tri melanjutkan, dengan memproduksi minyak kemiri, masyarakat memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan. Meskipun tidak langsung besar, hal ini diyakini dapat menggerakkan ekonomi melalui pengembangan produk unggulan daerah di Kabupaten Belu.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan tidak hanya dilakukan oleh Ibu Ketua [TP PKK Kabupaten Belu] saja, tapi juga kepada anak-anak kita semua, pada tetangga-tetangga dan lingkungan kita,” tandasnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Perkuat Peta Jalan dan Agenda Riset Nasional, Ditjen Risbang Dorong Pendidikan Menjadi Bagian Strategis
Wamenaker Tegaskan Peran SKKNI dalam Penguatan SDM Maritim
PKK Agropark Lampung Selatan Dipuji Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat
Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Tidak Boleh Mudah Terpengaruh Tekanan Kelompok
Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Dikebut, Jembatan Fungsional Capai 67 Persen
Pemulihan Pascabencana Aceh hingga Sumbar Dipercepat, Anggaran Rp10,6 Triliun Sudah Disalurkan
Wamendagri Bima Arya Soroti Pentingnya Big Data Real-Time untuk Kerja Sama Antardaerah
Dalam 5 Minggu, Lampung Selatan Tembus 92 Persen Capaian Imunisasi Zero Dose

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:44 WIB

Perkuat Peta Jalan dan Agenda Riset Nasional, Ditjen Risbang Dorong Pendidikan Menjadi Bagian Strategis

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:51 WIB

Wamenaker Tegaskan Peran SKKNI dalam Penguatan SDM Maritim

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:57 WIB

PKK Agropark Lampung Selatan Dipuji Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:44 WIB

Wamendagri Bima Arya: Pemimpin Tidak Boleh Mudah Terpengaruh Tekanan Kelompok

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:38 WIB

Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Dikebut, Jembatan Fungsional Capai 67 Persen

Berita Terbaru