Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Pemkot Bekasi Menjaga Gaji ASN dan Pelayanan Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto memastikan Pemerintah Kota Bekasi terus menjaga pembayaran gaji ASN dan pelayanan publik tetap berjalan meski menghadapi tantangan keuangan daerah.

“Gaji Januari mudah-mudahan tidak ada yang tertunda. Prosesnya sedang kami selesaikan karena ada tahapan administrasi,” ujar Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto.

Wali Kota Bekasi menjelaskan, kondisi anggaran saat ini merupakan kelanjutan kebijakan sebelumnya, termasuk pengaturan TPP guru, sehingga perlu kehati-hatian. “Kalau disamakan tanpa perhitungan, anggaran bisa jebol. Kita harus realistis dengan kemampuan daerah,” katanya.

Tri Adhianto menegaskan pembiayaan petugas lapangan tetap menjadi prioritas. “Petugas kebersihan, pasukan katak, dan operator alat berat harus tetap jalan. Kalau tidak, sampah menumpuk dan banjir sulit ditangani,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai keterbatasan selama satu tahun pemerintahan.

“Kalau masih ada kekurangan, saya mohon maaf. Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Terkait layanan kesehatan, Tri Ardhianto menyebutkan pelayanan secara umum berjalan, meski ada catatan terkait ICU, PICU, alat operasi, dan lift rumah sakit.

“Semua masukan kami terima dan sedang dibenahi bertahap,” jelasnya.

Tri Adhinto menambahkan, pemerintah daerah melakukan efisiensi internal karena adanya belanja wajib dan Proyek Strategis Nasional, termasuk pengelolaan sampah. “Kita lakukan efisiensi agar kewajiban tetap berjalan dan ke depan bebannya bisa berkurang,” katanya.

Menutup pernyataannya, Tri Adhianto yang hadir pada coffee morning bersama aparatur yang berada di RSUD dr. Chasbullah Abdulmajid menegaskan tanggung jawabnya sebagai wali kota.

“Kondisinya memang tidak mudah, tapi dengan kebersamaan kita bisa melewatinya. Ini menjadi tanggung jawab saya,” tutupnya.(Ls)

Sumber : Diskominfostandi

Berita Terkait

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa
Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama
Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Fokus Memperluas Jangkauan Transportasi Publik Melalui Layanan Trans Beken
Jembatan Kalimalang Diresmikan, Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Ditingkatkan
Bekasi Berkebaya Hadirkan Fashion Show Disabilitas, Tegaskan Nilai Kesetaraan dan Inklusivitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:51 WIB

Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB