JOGJAOKE.COM, Wonosobo – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0707/Wonosobo resmi ditutup dalam upacara khidmat di Desa Trimulyo, Kecamatan Wadaslintang, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno S.Sos selaku Inspektur Upacara yang sekaligus membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro.
Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menegaskan bahwa tema TMMD kali ini, “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa,” memiliki makna strategis bagi pembangunan nasional.
“Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara menyeluruh,” bunyi amanat Pangdam yang dibacakan Dandim.
Ia menambahkan, desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu bersaing di masa depan.
Program TMMD sendiri, lanjut amanat tersebut, merupakan bentuk kerja sama terpadu antara TNI, kementerian, lembaga pemerintah non kementerian, pemerintah daerah, hingga Polri.
“TMMD menjadi wujud sinergi seluruh komponen bangsa untuk mempercepat pembangunan wilayah, khususnya daerah tertinggal, terisolasi, hingga wilayah yang terdampak bencana,” tegas Pangdam.
Berbagai sasaran fisik pun berhasil diselesaikan, mulai dari rabat beton jalan, talud, senderan, bronjong, hingga perbaikan tempat ibadah dan pos kamling.
Di akhir amanatnya, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat selama pelaksanaan TMMD.
“Penghargaan yang tulus kepada seluruh unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, pemuda, pelajar, serta masyarakat yang telah menyelesaikan program TMMD baik fisik maupun non fisik,” ujarnya.
Pangdam juga berpesan agar seluruh hasil pembangunan dapat dirawat bersama.
“Peliharalah seluruh hasil pembangunan ini agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang,” pesannya.(waw)






